Wow! Pemberi Info Keberadaan Harun Masiku Bakal Dapat Iphone 11 - RILIS.ID
Wow! Pemberi Info Keberadaan Harun Masiku Bakal Dapat Iphone 11
Nailin In Saroh
Minggu | 16/02/2020 16.45 WIB
Wow! Pemberi Info Keberadaan Harun Masiku Bakal Dapat Iphone 11
Politisi PDIP Harun Masiku. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta – LSM Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) mengumumkan bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi keberadaan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan politisi PDIP Harun Masiku akan diberikan hadiah iPhone 11. 

Sayembara ini dicetuskan karena Nurhadi dan Harun sama-sama menjadi buronan KPK dan hingga hari ini belum tertangkap.

"Sebagaimana diketahui, KPK telah menetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) atas Harun Masiku dan Nurhadi. Namun hingga saat ini belum diketemukan dan belum bisa ditangkap," ujar Ketua MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Minggu (16/2/2020).

"MAKI akan memberikan hadiah Hp iPhone 11 bagi siapa pun yang mampu memberikan informasi keberadaan Harun Masiku atau Nurhadi sehingga informasi tersebut dapat digunakan untuk menangkap Harun Masiko atau Nurhadi oleh KPK," sambungnya.

Boyamin menjelaskan, informasi itu dapat diberikan langsung kepada KPK atau kepolisian setempat. Bisa juga diinformasikan kepada MAKI lewat nomor Hp 81218637589. 

Hadiah dua Hp iPhone senilai belasan juta rupiah itu berlaku masing-masing hingga menjadikan tertangkap Harun Masiku atau Nurhadi.

"Hadiah tersebut berlaku selamanya dan tidak terbatas termasuk informasi yang berasal dari aparat penegak hukum dan wartawan," cetus Boyamin.

Pada November 2017, MAKI juga pernah mengadakan sayembara dengan hadiah Rp 10 juta bagi masyarakat yang memberikan informasi valid tentang keberadaan Setya Novanto. Kala itu, seseorang menunjukkan keberadaan Setya Novanto dan berhak mendapatkan hadian Rp 10 juta.

"Tapi karena informannya tidak bersedia menerima hadiah, maka uang 10 juta diberikan ke panti asuhan," kata Boy. 

Diketahui, Nurhadi dijadikan tersangka di kasus korupsi sebesar Rp 46 miliar saat Nurhadi jadi Sekretaris MA. Adapun Harun dijadikan DPO dalam kasus suap komisioner KPU Wahyu Setiawan.

 


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID