logo rilis
Wapres Lepas Koleksi Pribadi dalam 110 Tahun Lelang Indonesia
Kontributor
Ainul Ghurri
26 Februari 2018, 13:32 WIB
Wapres Lepas Koleksi Pribadi dalam 110 Tahun Lelang Indonesia
Direktur Lelang DJKN, Kementerian Keuangan, Lukman Effendy (Baju Putih). Foto: RILIS.ID/Ainul Ghurri

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Kabinet Kerja dan pejabat eselon I lainya melelang barang-barang koleksi pribadinya. Pelelangan ini, dalam rangka memperingati 110 tahun lelang Indonesia, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN),  Kementerian Keuangan.

Direktur Lelang DJKN Kementerian Keuangan Lukman Effendy mengatakan, pengadaan lelang bukan hanya mengumpulkan penerimaan negara. Tapi sebagai salah satu sarana penuntasan masalah hukum serta penuntasan Non Performing Loan (NPL) di perbankan.

"Penyelenggaraan lelang ini, dimaksudkan sebagai wahana untuk memperkenalkan lelang salah satu mekanisme jual beli yang aman, transparan, objektif, kepastian hukum dan kompetitif," katanya di Press Room, Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (26/2/2018).

Lukman menambahkan, hasil lelang sukarela ini akan disalurkan untuk kegiatan sosial sesuai referensi yang diberikan penjual atau pembeli barang. "Dari hasil lelang ini, DJKN memperoleh pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari bea lelang yang kemudian disetor ke kas negara," imbuhnya.

Lelang yang diadakan terdiri dari dua jenis yakni, lelang konvensional dengan kehadiran peserta lelang dan melalui internet (e-auction) dengan menggunakan virtual account. Peserta lelang bisa melakukan e-auction dengan mendaftarkan diri ke laman resmi lelang DJKN www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id.

Masyarakat yang menjadi peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan ke rekening penampungan KPKNL Jakarta I dengan Nomor rekening, 10541039 di Bank BNI cabang Kramat atas nama RPL 019 KPKNL Jakarta I.

"Paling lambat satu hari sebelum lelang harus sudah efektif masuk ke rekening atau dapat disetorkan secara tunai kepada bendahara penerimaan atau pejabat lelang KPKNL Jakarta I, paling lambat satu jam sebelum pelaksanaan lelang dimulai," terangnya.

Lebih lanjut, Lukman mengutarakan, peserta yang telah menyetor uang jaminan, wajib mendaftarkan diri ke panitia lelang dengan menunjukkan bukti setor asli, fotokopi KTP, dan NPWP. Sedangkan open house dibuka pada Selasa 27 Februari 2018 pukul 09.00-16.00 WIB di Gedung Galeri Nasional Indonesia. Jalan Medan Merdeka Timur No.14 Jakarta Pusat.

"Peserta lelang yang sudah menyetorkan tetapi tidak disahkan, akan dikembalikan seluruhnya uang jaminan penawaran lelang," pungkasnya.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID