Wakil Ketua KPK Tidak Takut Dipenjara Atas Kasusnya di Bareskrim Polri - RILIS.ID
Wakil Ketua KPK Tidak Takut Dipenjara Atas Kasusnya di Bareskrim Polri

Jumat | 10/11/2017 11.52 WIB
Wakil Ketua KPK Tidak Takut Dipenjara Atas Kasusnya di Bareskrim Polri
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dengan Ketua KPK Agus Rahardjo. FOTO:Rilis.id/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang, mengaku tidak takut bila nantinya dipidana atas kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dan pemalsuan dokumen yang dilaporkan oleh pihak Setya Novanto di Bareskrim Polri. Dia berani jika dipenjara pada akhirnya.

"Saya baru dilaporin, kalau dipenjara paling-paling dihukum brp sih paling 2 tahun. Ya, nggak hukuman mati kan," kata Saut di gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Menurutnya hukuman yang kemungkinan akan menimpa dirinya, tak seberapa dengan hukuman terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Dibanding dengan penderitaan Novel, dinilai Saut kasusnya tak seberapa.

"Dibandingkan dengan Novel yang sebegitu, sampai seumur hidupnya jadi seperti itu. 
Jadi apa yang dialami pejuang-pejuang anti korupsi mudah-mudahan tidak terjadi lagi di kita di masa yang akan datang," ungkap Saut.

Saut membenarkan bahwa perjuangan antikorupsi semakin berat. Terbukti dari tahun ke tahun KPK mengalami upaya kriminalisasi. Oleh karenanya, anggota KPK diimbaunya harus kuat, berani, dan bertanggung jawab. 

"Kita mengingatkan semua barisan kita tadi bahwa perjuangan ini tidak gampang," tutupnya.

Sebelumnya, Agus Rahardjo dan Saut Situmorang dilaporkan ke Kepolisan dengan kasus dugaan tindak pidana pembuatan surat palsu dan penyalahgunaan wewenang. Ini tampak dari adanya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diterbitkan pada Selasa (7/11/2017), ditandatangani Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigadir Jenderal Herry Rudolf Nahak.

Pada SPDP itu tertera bahwa, penyidik telah menemukan dugaan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan atau Pasal 421 KUHP.


Tags
#KPK
#Saut Situmorang
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID