logo rilis
Viral Video Wanita Dipukuli di Malang, Kapolsek Sebut Korban Istri Siri
Kontributor
Imron Hakiki
08 Juni 2021, 18:57 WIB
Viral Video Wanita Dipukuli di Malang, Kapolsek Sebut Korban Istri Siri
Korban penganiayaan terekam CCTV dan viral di media sosial. Foto: Tangkapan layar

RILIS.ID, Malang— Penganiayaan yang dilakukan seorang pria kepada perempuan di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terekam CCTV dan viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (4/6/2021).

Dalam video berdurasi 32 detik itu, tampak seorang perempuan berpakaian putih menarik kaus seorang pria berjaket jeans biru yang duduk di atas sepeda motor.

Sang pria tiba-tiba langsung memukul si perempuan dan mendorongnya hingga tersungkur. Namun, perempuan itu tetap menarik kaus si pria dan berdiri kembali.

Tak lama berselang, si pria langsung melayangkan tendangan lututnya tepat ke bagian perut hingga membuat korban terjatuh.

Kapolsek Turen Kompol Suko Wahyudi mengatakan pelaku penganiayaan itu adalah AHD dan korbannya SPD. Ia menyebut keduanya adalah pasangan suami istri (pasutri) siri.

"Menurut informasi dari beberapa saksi yang mengetahui keduanya korban adalah janda cerai. Mereka berasal itu Banyumas, dan sempat ngekos di daerah Sananrejo, Kecamatan Turen," ujar Suko, Selasa (8/6/2021).

Sebelumnya, lanjut Suko, keduanya berboncengan sepeda motor dan berhenti di lokasi kejadian. Kemudian terjadi percekcokan sampai terjadi penganiayaan.

"Kejadian hampir jam 10 malam, jadi saat itu sudah agak sepi,” katanya.

Pihaknya belum bisa memproses terkait kasus penganiayaan tersebut. Sebab hingga saat ini, belum ada laporan dari korban.

"Menurut informasi, mereka langsung ke Klaten, dan belum kembali saat ini. Hal itu yang membuat kami tidak bisa melakukan penyelidikan,” kata Suko.

Polisi pun masih menunggu kedatangan AHD dan SPD ke Turen agar memberikan keterangan terkait video yang diduga adalah keduanya.

Karena video tersebut telah viral di media sosial dan sudah banyak orang yang mengetahui.

"Kami berharap korban melapor ke polsek atau ke Polres Malang,” ujarnya.

Suko mengaku sudah mengidentifikasi tempat kejadian perkara (TKP) dan rumah kos, yang menjadi tempat tinggal pasutri siri tersebut.

"Saat kami identifikasi kondisi kosnya kosong, dan sudah kami pastikan bahwa keduanya asli Malang, tapi hanya ngekos daerah Sananrejo,” tandas Suko. (*)

Editor: Segan Simanjuntak


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID