logo rilis
Viral Tempat Wisata Bukit Alas Bandawasa, Pemkab Bogor: Tidak Ada Izin!
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
02 Juni 2020, 10:00 WIB
Viral Tempat Wisata Bukit Alas Bandawasa, Pemkab Bogor: Tidak Ada Izin!
Ilustrasi wisata. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Cigombong— Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat menegaskan bahwa tempat wisata Bukit Alas Bandawasa di Kecamatan Cigombong, yang belakangan viral karena dipadati wisatawan di saat masa pandemi COVID-19 tidak mengantongi izin.

"Tempat tersebut baru dan tidak berizin," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah dalam penjelasan yang disampaikan melalui pesan singkat di Cibinong, Senin (1/6/2020) malam.

Syarifah yang juga Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor itu mengatakan, lokasi wisata alam tersebut sudah ditutup pada Minggu (31/5/2020) setelah fotonya yang memperlihatkan banyaknya tenda di bukit tersebut sempat viral di media sosial.

"Hari ini ada pemantauan ulang di lokasi wisata Bukit Alas Bandawasa secara bersama unsur Polsek, Koramil, dan petugas kecamatan. Lokasi sudah kosong dan tidak ada pengunjung," ujarnya. 

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Camat Cigombong Asep Achdiat menyebutkan bahwa proses penutupan tempat wisata alam itu berlangsung kondusif.

Menurut dia  tempat tersebut baru boleh dibuka ketika Pemerintah Kabupaten Bogor tidak lagi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Pintu masuk ke lokasi sementara diportal. Pihak pengelola sudah diingatkan dan jika nanti masuk waktu pelonggaran dengan istilah 'new normal' harus siap melaksanakan protokol kesehatan," kata Asep achdiat.

Pemerintah Kabupaten Bogor belum menerapkan normal baru (normal), dan memilih untuk mengikuti kebijakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yaitu memperpanjang masa penerapan PSBB hingga 4 Juni 2020.

"PSBB di Kabupaten Bogor kembali diperpanjang hingga 4 Juni. Ini artinya daerah kita masih memiliki potensi kerawanan penyebaran," kata Bupati Bogor Ade Yasin, Jumat (29/5).

Menurutnya, kurva penularan COVID-19 di Kabupaten Bogor belum melandai.

Ia menyatakan meski sempat nihil tiga hari sejak hari Idul Fitri 1441 Hijriah, tapi penularannya kembali meningkat sejak Kamis (28/5) dan Jumat (29/5), yaitu sebanyak 13 pasien COVID-19 baru dalam dua hari.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu berharap selama enam hari ke depan ada penurunan secara signifikan kasus COVID-19, sehingga Kabupaten Bogor bisa menerapkan normal baru.

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID