logo rilis
Video Viral Pemotor Culik dan Buka Rok Bocah di Yogyakarta
Kontributor
AM Ikhbal
13 Maret 2020, 19:48 WIB
Video Viral Pemotor Culik dan Buka Rok Bocah di Yogyakarta
Ilustrasi penculikan anak. (Foto: Shutterstock)

RILIS.ID, Yogyakarta— Rekaman video pemotor di Yogyakarta membonceng anak dan bawa ke pojokan gang sepi lalu membuka roknya viral di media sosial. Diduga anak tersebut merupakan korban percobaan penculikan.

Video ini diunggah kun Instagram @infojogjaupdate. Selain itu juga ada pada postingan akun Facebook Info Kecelakaan dan Kriminalitas Jogjakarta.

Dalam postingan akun Instagram @infojogjaupdate, video itu disertai keterangan sebagai berikut:

'Tindakan asusila bejat thdp anak TK usia 5 tahun di dekat SGM hari ini.. Anak yg diculik diiming2i diajak jajan. Nggak tahunya dibawa ke tmpt sepi. Anaknya ngaku dibuka roknya. Beberapa perilaku asusila silakan diperhatikan baik2 di video. Beruntung anaknya nangis jadi pelaku tdk berbuat lebih jauh'.

Dalam video berdurasi 59 detik memperlihatkan seorang pria sedang melintas di Gang Satria, Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Dia mengendarai motor bernomor polisi K 2100 YC. Pengendara itu melintas dari arah selatan ke utara, Kamis (12/3) pukul 15.38 WIB.

Selanjutnya, pada detik ke-10 dalam video tersebut pengendara melintas dari arah utara dengan memboncengkan seorang anak kecil. Tak hanya itu, pria yang mengenakan kaus warna kuning dan celana pendek warna hitam ini tiba-tiba berhenti di gang tersebut.

Setelah turun dari motor, pria tersebut membawa anak kecil itu ke dalam sebuah teras belakang sebuah bangunan. Di tempat tersebut tampak pria yang masih menggunakan helm ini memojokkan anak tersebut sembari mengamati situasi sekitar.

Salah seorang saksi mata sekaligus karyawan sebuah penginapan di sekitar TKP, Redy (25) membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian itu terjadi saat dia berada di dalam tempat kerjanya.

"Tahu-tahu kan sudah teriak-teriak itu, nangis tidak wajar, sekitar jam 15.30 WIB itu. Terus saya keluar sama teman saya, posisi anak itu duduk sambil nangis sama kakinya menghentak tanah itu," ucapnya dilansir detik.com, Jumat (13/3/2020).

Melihat hal tersebut, Redy dan rekannya belum berani mendekati anak kecil tersebut. Baru beberapa saat kemudian, seorang bapak datang sehingga Redy berani mendekati anak tersebut.

"Tapi saya belum berani mendekati takut ada apa-apa juga nanti. Nah, pas ada bapak-bapak itu saya baru bersama-sama mendekatinya (anak kecil yang duduk sembari menangis di teras)," katanya.

Sumber: Detik.com




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID