logo rilis
Tuntut BPJS Dibubarkan, FAM Tangerang Aksi Jahit Mulut
Kontributor

25 Januari 2019, 22:19 WIB
Tuntut BPJS Dibubarkan, FAM Tangerang Aksi Jahit Mulut
Massa FAM Tangerang menggelar aksi jahit mulut, Jumat (25/1/2019). FOTO: RILIS.ID/Doni Marhendro

RILIS.ID, Tangerang— Forum Aksi Mahasiswa (FAM) Tangerang menggelar aksi mogok makan dan jahit mulut sebagai bentuk protes mereka terhadap pelayanan BPJS Kesehatan setempat yang sudah tidak lagi berpihak kepada masyarakat.

Massa FAM juga menuntut Pemkot Tangerang untuk mengambil tindakan terhadap buruknya pelayanan BPJS Kesehatan. Mereka mendirikan Posko Perjuangan Pembubaran BPJS untuk Rakyat di Jalan Perintis Kemerdekaan I, Cikokol, Kota Tangerang, Jumat (25/1/2019).

Humas FAM, Shandy, mengatakan bahwa pihaknya menggelar aksi mogok makan dan jahit mulut lantaran adanya pelayanan BPJS Kesehatan yang dinilai masih banyak mempersulit masyarakat dalam pelayanan kesehatan.

"Dengan jumlah masyarakat Kota Tangerang yang mencapai  2 juta lebih, sangat kurang sekali jika jumlah pelayanannya hanya ada 30 rumah sakit saja, itupun tidak semuanya melayani BPJS. Pelayanannya pun masih banyak masyarakat yang dipersulit, seperti dibeda-bedakan kelas, dialihkan ke rumah sakit satu ke rumah sakit lain lewat rujukan karena alasan tidak adanya kamar atau fasilitas kesehatan lainnya," katanya kepada Rilis.id.

Gagalnya BPJS dalam melayani masyarakat tidak lepas dari peran Pemkot Tangerang. Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dianggap menjadi salah satu penyebab minimnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Pimpinan Kota Tangerang (Arief R.Wismansyah) hari ini telah zolim. Sebab kesejahteraan yang dijanjikan hanya retorika semata, realitanya saat ini masih banyak pengangguran, masyarakat yang tidak mendapatkan pendidikan dan tidak mendapatkan kesehatan yang layak," pungkas Sandhy. (*)

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID