logo rilis
Tiru Mendikbud, Pimpinan MPR Minta Menag Terapkan Belajar Madrasah Lewat TVRI
Kontributor
Nailin In Saroh
14 April 2020, 16:00 WIB
Tiru Mendikbud, Pimpinan MPR Minta Menag Terapkan Belajar Madrasah Lewat TVRI
Wakil ketua MPR Hidayat Nur Wahid. FOTO: RILIS.IDD

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid berharap menteri agama meniru program menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang menggunakan media TVRI untuk belajar siswa SD hingga SMA. Yakni, memberlakukan hal yang sama bagi siswa madrasah, baik tingkat ibtidaiah, tsanawiah, maupun aliah.

"Saya sudah usulkan ini saat rapat kerja dengan Menteri Agama pada tanggal 25 Maret lalu," ujar HNW dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Menurutnya, kegiatan belajar siswa selama berada di rumah dapat diisi dengan kegiatan yang bermanfaat sehingga tidak ada materi pelajaran yang tertinggal. Bahkan,  kata HNW, bisa memaksimalkan waktu dengan segala yang meningkatkan kualitas peserta didik.

Karenanya, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS itu meminta agar Menag merealisasikan usulan saat raker dengan Komisi VIII DPR RI, yaitu membuat program pendidikan siswa/siswa madrasah ibtidaiah, tsanawiah, maupun aliah saat menjalankan kebijakan belajar dari rumah ditengah pandemi COVID-19 via TVRI.

HNW mengaku sangat mengapresiasi langkah Mendikbud yang menerapkan sistem belajar dari rumah bagi siswa SD hingga SMA melalui media TVRI. Hal itu, kata dia, sesuai dengan usulan dari DPR.

"Terobosan bagus dari Mendikbud yang mulai dilaksanakan pada tanggal 13 April 2020 itu sesuai dengan usulan Wakil Ketua BURT DPR RI dari Fraksi PKS Dimyati Natakusumah yang sudah disampaikan sejak 25 Maret 2020," jelasnya.

Politisi PKS ini juga menilai kebijakan Mendikbud itu perlu ditingkatkan untuk siswa menengah kejuruan (SMK), sebagaimana diusulkan oleh Wakil Ketua Komisi X DPRRI FPKS Fikri Faqih.

Untuk memaksimalkan belajar dari rumah, sambung HNW, perlu ditekankan agar acara televisi, sebelum acara belajar siswa, di tengah-tengah, atau sesudah kegiatan belajar mengajar via TVRI, supaya disterilkan dari program-program lainnya yang tidak sesuai dengan tujuan belajar dari rumah dan menghindarkan dari COVID-19.

"Bagusnya diisi dengan lagu-lagu kebangsaan atau hiburan yang mendidik, meningkatkan wawasan, atau siaran-siaran yang meningkatkan cinta dan bangga dengan bangsa dan negara," kata HNW menandaskan. 

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID