logo rilis
Tips Menguruskan Badan usai Melahirkan
Kontributor

15 Maret 2018, 20:08 WIB
Tips Menguruskan Badan usai Melahirkan
ILUSTRASI: MomJunction

RILIS.ID, Jakarta— Usai melahirkan, masalah yang paling sulit diatasi wanita adalah mengecilkan badan yang melar. Namun, menurunkan berat badan setelah si kecil tiba bukanlah hal yang mustahil.

Sebaliknya, sang bayi lahir, hari-hari Anda perlahan mulai pulih. Inilah saatnya mewujudkan impian Anda untuk 'langsing' lagi. Bagaimana caranya?

Berikut tips menurunkan berat badan usai melahirkan seperti dilansir Fitpregnancy:

1. Olahraga

Olahraga mungkin terdengar konyol dilakukan wanita usai melahirkan. Namun, ini bukan berarti Anda tak boleh melakoninya. Anda bisa mulai dengan berjalan santai di sekitar rumah. Jika terasa nyaman dan tak menyebabkan atau memperparah pendarahan, berjalan sedikit lebih jauh keesokan harinya. Lakukan ini 20-30 menit lima kali seminggu.

2. Menyusui

Saat menyusui, Anda memerlukan 500 kalori ekstra sehari. Tapi menyusui juga membakar 600 sampai 800 kalori sehari, meski yang Anda lakukan hanya duduk santai memberi makan si kecil, Anda tetap bisa menurunkan berat badan.

3. Angkat beban

Latihan beban akan mempercepat metabolisme Anda. Namun, alih-alih pergi ke gym atau pusat kebugaran, lebih baik ikut sertakan bayi ke dalam rutinitas Anda ini. Bukankah lebih menyenangkan?

4. Jauhi makanan nol kalori

Katakan tidak pada makanan berkalori kosong seperti soda dan keripik, serta makanan ringan lainnya yang tak punya nutrisi. Sebagai gantinya, konsumsi makanan kaya nutrisi yang mengandung protein tanpa lemak, seperti susu rendah lemak, biji-bijian, buah segar dan sayuran.

5. Tidur siang

Banyak tidur terbukti membantu menurunkan berat badan karena Anda tidak dipaksa makan berlebihan. Tidur sianglah saat bayi Anda tertidur. Dengan cara itu, Anda tidak akan tidur terlalu lama yang bisa menggemukkan badan.

6. Makan camilan sehat

Penelitian menunjukkan, kalsium dari susu dan yoghurt benar-benar dapat membantu menurunkan berat badan, yakni dengan menghalangi hormon yang memungkinkan tubuh menyimpan lemak. Juga, makanlah makanan ringan serat tinggi seperti buah pepaya dan kismis atau kerupuk gandum, serta sayuran.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID