Terbang untuk Misi Dagang ke AS, Mendag Bawa Kabar Gembira - RILIS.ID
Terbang untuk Misi Dagang ke AS, Mendag Bawa Kabar Gembira
Elvi R
Jumat | 18/01/2019 17.00 WIB
Terbang untuk Misi Dagang ke AS, Mendag Bawa Kabar Gembira
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta – Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita menyatakan, berbagai perusahaan asal Amerika Serikat telah banyak yang melihat potensi Indonesia untuk menjadi hubungan regional bagi aktivitas bisnis dan perdagangan mereka.

"Dengan inflasi yang terkendali dan meningkatnya peringkat ease of doing business, mereka (perusahaan AS) melihat potensi Indonesia sebagai hub regional," kata Enggartiasto Lukita, setelah acara Business Meeting Forum Indonesia-USA di Konjen RI di New York, Kamis waktu setempat atau Jumat pagi WIB.

Apalagi, menurut dia, dengan adanya perjanjian perdagangan seperti Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) antara negara-negara ASEAN dengan enam negara lainnya (China, Jepang, Korea Selatan, Australia, India, dan Selandia Baru), perusahaan AS juga dinilai menjadi takut untuk tertinggal.

Pada hari ini pula di New York, Mendag juga telah bertemu dengan sejumlah perwakilan perusahaan AS seperti Colgate dan Kellogs yang memiliki intensi kuat guna meningkatkan pangsa pasar mereka di Indonesia.

Selain itu, acara Business Meeting Forum yang digelar di Konjen RI di New York pada Kamis juga telah berguna dalam mempertemukan pengusaha RI dan AS serta dengan adanya dialog yang dilakukan Mendag kepada pengusaha Negeri Paman Sam tersebut.

"Kami menjelaskan mengenai kemudahan investasi dan juga terkait open market. Antusias mereka cukup besar," tutur Mendag.

Dalam acara yang sama, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Arlinda menyatakan Republik Indonesia dan Amerika Serikat berkomitmen untuk meningkatkan nilai perdagangan masing-masing negara.

"Indonesia dan AS memiliki keinginan yang sama guna meningkatkan hubungan perdagangan," kata Arlinda. Sebagaimana diketahui, total perdagangan Indonesia-AS mencapai US$25,92 miliar, surplus untuk Indonesia sebesar US$9,7 miliar. Sementara total perdagangan dalam lima tahun terakhir menunjukkan tren positif sebesar 0,39 persen. Pada 2017, AS merupakan negara tujuan ekspor nonmigas ke-2 setelah Cina dengan nilai US$17,1 miliar.

Sedangkan produk ekspor utama Indonesia ke AS, antara lain udang, karet alam, alas kaki, ban, dan pakaian wanita.

Sumber ANTARA


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID