logo rilis
Tegas! Prabowo Akan Sisir Kebocoran Anggaran Pengadaan Alutsista
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
23 November 2019, 13:00 WIB
Tegas! Prabowo Akan Sisir Kebocoran Anggaran Pengadaan Alutsista
FOTO: Biro Humas Kemhan

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto, menegaskan, akan menyisir dan mencari celah kebocoran di anggaran pertahanan, termasuk dalam pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista). 

Menurut Prabowo, hal itu juga salah satu arahan dari Presiden Joko Widodo untuk betul-betul memperhatikan proses pengadaan alat perang tersebut. 

"Ya, kita akan review semua, akan lihat. beliau sangat tegas kepada saya, tidak boleh ada kebocoran, tidak boleh ada penyimpangan, penyelewengan. Uang sangat berat didapat, uang rakyat, dari pajak," kata Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/11/2019). 

"Jadi terus-menerus ditekankan oleh bapak Presiden kepada saya, dan saya menyambut sangat baik perintah itu. Kita benar-benar ingin jaga tidak ada kebocoran, tidak ada penggelembungan, mark up-mark up yang tidak masuk akal sedang kita berusaha," sambung Prabowo.

Prabowo mengungkapkan, pihaknya akan mengkaji dari sisi efektivitas dan efisiensi dalam pengadaan alutsista. Namun, dirinya tidak menjelaskan alutsista apa yang akan diprioritaskan untuk dikaji.

Untuk anggaran sendiri, Prabowo mengaku sudah cukup. Anggaran Kemhan pada APBN 2020 mencapai Rp 127,36 triliun, terbesar dibandingkan kementerian/lembaga lainnya.

"Anggaran saya kira cukup, asal kita penggunaannya baik," ujar Prabowo.

Demi meningkatkan kemampuan tempur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kementerian Pertahanan menganggarkan program modernisasi alutsista pada 2020 sebesar Rp10,86 triliun, naik 20 persen dibanding tahun sebelumnya.

Nilai tersebut terdiri atas Rp4,59 triliun untuk modernisasi alutsista matra darat, matra laut Rp4,16 triliun, dan matra udara Rp2,11 triliun.

"Kita review semua, semua proyek, pengadaan, kita review. Kita cek lagi harga, kita cek lagi teknologinya tepat atau tidak, dan benar-benar lihat yang dibutuhkan pasukan kita di depan, TNI AL, AD, dan AU apa yang benar-benar mereka butuh," ungkap Prabowo.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID