logo rilis
Tanam di Luar Musim, Nasa 29 Tumbuh Optimal di Kalteng
Kontributor

06 November 2018, 17:00 WIB
Tanam di Luar Musim, Nasa 29 Tumbuh Optimal di Kalteng
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Kegiatan Produksi Benih Jagung varietas Nakula Sadewa (Nasa) 29 untuk percepatan Diseminasi Benih yang dilaksanakan BPTP Kalteng berjalan sukses.

Menurut Kepala BPTP Kalteng Dr. FF.Munier, kegiatan perbenihan jagung yang dilaksanakan BPTP seluas enam hektare di desa Garantung kecamatan Maliku Kabupaten Pulang Pisau tergolong berhasil mengingat saat penanaman dilakukan di luar musim tanam yang semestinya, saat itu memasuki musim kemarau dan ketersediaan air yang sangat terbatas, sehingga dikhwatirkan pertumbuhannya tidak optimal, namun kemaren (5/11/2018) kami bangga dengan upaya yang dilakukan, panen benih jagung Nasa 29 mencapai 3.7 ton per hektare, suatu hasil yang mengembirakan untuk tanam di luar musim ungkap Kepala BPTP Kalteng

Kepala BPSB Prov. Kalteng Ir. Yandi Sanden yang ikut hadir di kegiatan panen tersebut menyambut baik kegiatan panen jagung Nasa 29 ini, karena saat  ini menurutnya semua kabupaten di Kalteng sedang berlomba-lomba mengembangkan jagung, sehingga ketersediaan benih Nasa 29 ini tentunya dapat memberikan semangan dan motivasi buat petani dan kelompok penangkar untuk meningkatkan produksi jagung di Kalteng.

Munurut penangung jawab kegiatan perbenihan jagung BPTP Kalteng Dr. Twenty Liana Nasa 29 merupakan jagung isi tongkol ganda yang potensinya bila dikembangkan untuk jagung konsumsi dapat mencapai 13,5 ton per hektare.

Sementara itu Marsudi (45 tahun) mewakili kelompok petani penangkar menyatakan bahwa petani sangat bersemangat untuk membudidayakan benih Nasa 29 ini, kalo melihat hasilnya yang optimal ditanam di saat musim saja sudah tinggi katanya, apalagi di tanam disaat musim normal dimana ketersediaan airnya yang cukup, namun Marsudi mengakui perlu upaya dan biaya yang lebih dikeluarkan mengingat penambahan biaya buat pengairan dan pompaniasasi. Lebih lanjut dikatakaannya bahwa pasar jagung sangat menjanjikan, di Pelahaihari Kalimantan Selatan pedagang pengumpul besar disana bersedia menyerap 1.000 ton per musim tanam nya, dan harga jagung konsumsi saat ini berkisar Rp 4.000 per kilogram. Sedangkan untuk harga benih jagung di pasaran berkisar Rp 40.000 per kilogram.
Suatu usaha yang cukup menjanjikan bagi Marsudi dan kelompok penangkar lainya.

Sumber: Dedy Irwandi/Balitbangtan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID