logo rilis
Tak Terima Motor Disita, Anggota Geng Motor Aniaya Sekuriti di BSD
Kontributor
Doni Marhendro Teguh
09 Maret 2021, 10:58 WIB
Tak Terima Motor Disita, Anggota Geng Motor Aniaya Sekuriti di BSD
Anggota keamanan BSD yang dianiaya geng motor. Foto: Istimewa

RILIS.ID, Tangerang— Anggota Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap tiga anggota geng motor, lantaran melakukan penganiayaan terhadap Rian (26), salah satu sekuriti di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (9/3/2021).

Informasi yang berhasil dihimpun Rilis.id, awal penganiayaan terhadap Rian terjadi pada Senin, 1 Maret 2021 lalu, sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, Rian tengah mengendarai sepeda motor patroli di Jalan Pahlawan Seribu. 

Pada saat melintasi BSD Foursquare, puluhan anggota geng motor yang mengendarai sepeda motor langsung mengadang. S‎eketika, Rian diseret dari sepeda motor lalu dipukuli beramai-ramai. 

Salah satu tersangka sempat melontarkan kekecewaan lantaran sepeda motornya diamankan ketika balap liar dibubarkan patroli gabungan, beberapa jam sebelumnya di sekitar lapangan Sunburst.

Kapolsek Serpong, Kompol Yudi Permadi menuturkan, pihaknya menangkap tiga tersangka masing-masing berinisial NR (32), KS (34), dan HPN (24). Ketiganya, kata Yudi, ditangkap saat nongkrong.

“Sudah 3 orang yang kita tangkap, mereka ditangkap di dekat kediamannya saat sedang nongkrong-nongkrong,” terang ‎ Yudi Permadi.

Meski demikian, Yudi membeberkan motif pengeroyokan yang dilakukan para pelaku terhadap korban. Menurut Yudi, penganiayaan tersebut terjadi lantaran para tersangka kesal saat balapan liar yang dilakukan sekumpulannya dibubarkan.

"Motifnya mereka kesal, karena balapan liarnya dibubarkan. Apalagi satu sepeda motor mereka juga kena. Kemudian mereka kumpul, dan kebetulan saat itu korban sedang melintas seorang diri menggunakan motor patroli, lalu dkeroyok," jelasnya.

Dengan adanya peristiwa itu, Yudi menuturkan para terangka penganiayaan bisa bertambah. Pasalnya, ketiga tersangka saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh petugas untuk perkembangan lebih lanjut. ‎(*)

Editor: Andry Kurniawan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID