logo rilis
Suramadu Gratis, Penyeberangan Ujung Kamal Diprediksi Sepi
Kontributor
Budi Prasetyo
29 Oktober 2018, 18:41 WIB
Suramadu Gratis, Penyeberangan Ujung Kamal Diprediksi Sepi
Gubernur Jatim Soekarwo. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Surabaya— Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, memprediksi bahwa penyeberangan pelabuhan Ujung Surabaya ke Kamar Bangkalan akan sepi penumpang. Masyarakat yang mau menyeberang ke Madura lebih memilih lewat jembatan Suramadu. 

"Lewat Suramadu jelas lebih cepat dan lancar karena tidak ada bordernya sama sekali, dan tidak ada hambatan," kata Soekarwo di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (29/10/2018).

Dia mengatakan, digratiskan ya Jembatan Suramadu merupakan bentuk pergeseran dari hal yang lama, ke hal yang lebih mudah. Apalagi sudah tidak ada tarikan karcis  masuk tol, tentunya masyarakat akan memilih lewat jembatan karena lebih lancar.

"Kan sudah digratiskan, ya pasti sudah tidak ada orang menyeberang melalui pelabuhan. Itulah yang dikatakan disruption," paparnya.

Soekarwo menjelaskan, dirinya mendukung jika memang pembebasan tarif tol Suramadu itu akan membuat masyarakat lebih terkerek ekonominya.

"Memang perubahan selalu membawa korban, tapi hasilnya efisiensi pemerintah tidak masalah. Jangan diproses distribusi seperti itu," tegasnya.

Sekadar diketahui, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo akhirnya resmi menggratiskan tol Surabaya-Madura (Suramadu) mulai hari Sabtu (27/10) pukul 17.00. Keputusan pembebasan tarif Tol Suramadu ini bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan mewujudkan rasa keadilan.

"Maka saya putuskan dengan harapan ketimpangan kemsikinan yang angka-angka dilihat dengan daerah Jatim yang lain. Saya tahu gubernur, bupati sudah bekerja keras untuk Madura.

Tapi dampaknya belum suginifikan," kata Jokowi ketika menandai resminya pembebasan tarif tol Suramadu, Sabtu (27/10) sore.

Kenapa Gratis?
Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Presiden Joko Widodo menjelaskan alasan menggratiskan tarif tol Jembatan Surabaya Madura (Suramadu).

"Karena saya tahu sekarang timbul polemik pro dan kontra dari kalangan masyarakat, Pak Jokowi bisa menjelaskan alasan beliau, mengapa khusus biaya tol Jembatan Suramadu itu digratiskan," kata SBY seusai acara temu kader Partai Demokrat se-DIY di Kulon Progo kemarin seperti dilansir Antara.

Menurut dia, Jokowi dapat menjelaskan latar belakang menggratiskan biaya tol jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura itu, apakah berdasarkan pertimbangan ekonomi, pertimbangan sosial, atau pertimbangan yang lainnya.

Dengan penjelasan itu, menurut dia, diharapkan dapat menghindarkan persepsi yang salah serta polemik yang berkepanjangan di kalangan masyarakat.

"Rakyat ini kan hanya ingin mendengarkan mengapa hanya Suramadu yang digratiskan. Belakangan saya juga mendengar ada yang meminta (Tol) Jagorawi juga digratiskan karena sudah lama dan dianggap sudah untunglah pengembangnya sehingga bisa membantu rakyat," kata dia.

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID