Soal Umpatan Arteria, Rocky Gerung: Basa-basi Politik - RILIS.ID
Soal Umpatan Arteria, Rocky Gerung: Basa-basi Politik
Tio Pirnando
Sabtu | 31/03/2018 00.26 WIB
Soal Umpatan Arteria, Rocky Gerung: Basa-basi Politik
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Arteria Dahlan. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta – Akademisi Universitas Indonesia (UI), Rocky Gerung, menganggap, pernyataan keras Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan merupakan hal biasa. Karenanya, publik harus belajar menerima ucapan politisi yang terkadang seperti tak berpendidikan.

"Mungkin itu ucapan biasa basa-basi politik. Kalau dipersoalkan terlalu dalam, ya, kita mesti belajar menerima, bahwa reaksi mulut politisi itu, ya, enggak perlu pakai tata bahasa yang kayak di kampus atau di pesantren," ujarnya di Jakarta, Jumat (30/3/2018).

Menurut Rocky, masyarakat pun tak perlu menggunakan standar pendidikan dalam merespons pernyataan seseorang dalam sebuah forum. "Enggak usah pakai standar pesantren untuk menilai orang berbicara di forum politik," pungkasnya.

Arteria melontarkan umpatan kepada Kementerian Agama (Kemenag) saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan agenda kasus First Travel bersama Kejaksaan Agung di Kompleks Parlemen. Mulanya, Jaksa Agung HM Prasetyo sempat menyinggung proses persidangan biro umrah-haji itu di Pengadilan Negeri Depok.

Baca: Fraksi PDIP Segera Panggil Arteria Dahlan untuk Minta Maaf

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut kemudian meminta Kejaksaan Agung tak sekadar menginventarisir aset First Travel. Tapi, aktif melacaknya karena berkaitan dengan kerugian konsumen.

"Yang dicari jangan kayak tadi Bapak lakukan inventarisasi. Pencegahannya, Pak. Ini Kementerian Agama bang**t, Pak. Semuanya, Pak," ucapnya.

Arteria menambahkan, telah kritik terhadap Menteri Agama Lukman Hakim terkait kasus tersebut. Sebab, menurutnya, kasus First Travel terjadi, lantara pengawasan Kementerian Agama lemah.

Baca: Komisi VIII Bela Arteria yang Sebut Kemenag 'Bang**t'

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID