logo rilis
Soal Divestasi Saham Freeport, Pemerintah Optimistis Rampung April
Kontributor
Ainul Ghurri
08 Maret 2018, 11:36 WIB
Soal Divestasi Saham Freeport, Pemerintah Optimistis Rampung April
ILUSTRASI: RILIS.D/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Eksekutif Vice President PT Freeport Indonesia (PTFI) Toni Wenas mengaku optimistis divestasi saham 51 persen Freeport akan rampung pada April tahun ini.

Menurutnya, negoisasi terus dilakukan dan hal itu juga karena sesuai permintaan Presiden Joko Widodo kepada Menteri ESDM, Ignasius Jonan.

"Mudah-mudahan selesai April 2018, kita sih optimis aja terus," katanya di Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Dia menjelaskan, salah satu mekanisme untuk memiliki saham Freeport 51 persen adalah mengkonversi hak partisipasi Rio Tinto dalam mengelola tambang Grasberg senilai 40 persen.

"Kami mengkonversi satu banding satu. 40 persen hak partisipasi (Rio Tinto) menjadi 40 persen saham PTFI," ujarnya.

Tony menambahkan, hak partisipasi atau participating interset (PI) Rio Tinto sebesar 40 persen yang diincar pemerintah setara dengan 40 persen saham PTFI. Hal tersebut, kata Tony telah disetujui oleh internal PTFI dan Pemerintah Indonesia.

"Sama 1,0 persen PI for 1,0 persen saham, kalau 40 persen PI ya 40 persen saham. Tapi detailnya saya tidak bisa kasih tahu ke publik, masih dibicarakan," ujarnya.

Hingga kini, Pemerintah dan Freeport masih bernegosiasi soal kepastian divestasi saham, negosiasi tersebut membahas soal kelanjutan operasi PTFI di Indonesia hingga 2041, penyelesaian pembangunan fasilitas pemurnian dan pengolahan (smelter) paling lambat 12 Januari 2022 dan stabilitas fiskal untuk pemegang Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

"Selama ini kan kendalanya detail divestasi, smelter, kelanjutan operasi dan fasilitas perpajakan," ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini porsi saham PTFI sebesar 81,28 persen dimiliki oleh induk perusahaan Freeport McMoRan Cooper and Gold Corp, Pemerintah Indonesia hanya menguasai 9,36 persen, dan 9,36 persen dimiliki Indocopper Investama.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID