logo rilis
Sensasi Wisata Petik Jeruk di Republik Jeruk Batang
Kontributor
RILIS.ID
08 April 2021, 11:49 WIB
Sensasi Wisata Petik Jeruk di Republik Jeruk Batang
Wisata Petik Jeruk di Republik Jeruk Batang yang selalu didatangi pengunjung, di Desa Toso, Kecamatan Bandar, dan Desa Pangempon, Kecamatan Bawang. Foto: Istimewa

RILIS.ID, Jawa Tengah— Wisata petik jeruk mulai menjadi tren yang diminati wisatawan. Berbekal keranjang dan gunting potong, mereka diedukasi bagaimana cara memilih dan memetik jeruk yang siap dipanen.

Jeruk yang sudah dipetik kemudian ditimbang dan bisa langsung dibawa pulang. Total ada seratusan lokasi yang ditanami jeruk sejak 2,5 tahun yang lalu dalam program pengembangan kawasan jeruk di Kabupaten Batang, Jawa Tengah dan beberapa di antaranya sudah mulai panen. 

Kondisi alam yang cocok membuat jeruk tumbuh subur. Saking suburnya, saat ini ada kebun yang sudah pernah panen raya hingga tiga kali. 

Selain faktor alam dan ketekunan petani, suksesnya pendampingan teknologi oleh Balai Penelitian Jeruk dan Buah Subtropika Kementerian Pertanian RI juga menjadi faktor penentu. 

Ada beberapa teknologi unik yang dikembangkan di sana, di antaranya Bujangseta alias Buah Berjenjang Sepanjang Tahun. 

Teknologi ini memungkinkan buah jeruk tersedia sepanjang tahun, walau diluar musim panen pada Juni-September sehingga cocok untuk dijadikan sebagai ajang Wisata Petik.

Isnen Ambar S atau yang dikenal sebagai Presiden Republik Jeruk Batang mengatakan, ada dua destinasi utama wisata petik yang selalu didatangi pengunjung. Yakni, di Desa Toso, Kecamatan Bandar, dan Desa Pangempon, Kecamatan Bawang.

Ia mengaku, permintaan buah jeruk begitu banyak dan daftar tunggunya pun semakin panjang.

Menurutnya, wisata petik jeruk di sana mulai dikenal, itu terlihat dari tamu yang mulai berdatangan dari luar kota. Beberapa akhirnya belum bisa terlayani dengan baik, karena kondisi jeruk yang siap panen masih terbatas. 

"Karenanya saya berharap teman-teman, sedulur warga Republik Jeruk bisa memacu semangat mengelola lahannya dengan lebih baik sehingga permintaan akan wisata petik bisa dilayani dengan baik," harapnya.(*)

Editor: Redaksi


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID