logo rilis
Sandiaga Uno Dukung Megaproyek Bakauheni Harbour City
Kontributor
Rilis
11 Februari 2021, 19:30 WIB
Sandiaga Uno Dukung Megaproyek Bakauheni Harbour City
Menpar Sandiaga Uno. ILUSTRASI: RILIS.ID/ Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendukung penuh rencana megaproyek Bakauheni Harbour City yang ditargetkan menjadi destinasi pariwisata unggulan di Sumatera.

Proyek kawasan wisata terpadu tersebut akan dibangun PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Hutama Karya dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Indonesia Tourism Development Corporation/ITDC) serta Pemprov Lampung.

"Pada prinsipnya, kami mendukung pembangunan dan pengembangan kawasan pariwisata terpadu Bakauheni ini," kata Sandi dalam rapat virtual, Kamis (11/2/2021).

Destinasi tersebut, lanjut Sandi, sebagai alternatif pariwisata yang in-line dengan lokasi greater Jakarta, Banten dan kawasan Puncak, Jawa Barat.

"Nantinya, masyarakat memiliki banyak pilihan lokasi untuk berlibur yang menarik dengan keunikannya masing-masing," ujarnya.

Berdasarkan data statistik wisatawan nusantara (wisnus), pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Lampung pada periode 2010-2019 rerata mencapai 21,6 persen. Sedangkan wisatawan mancanegara sebesar 21,5 persen dengan proporsi wisnus sebesar 98 persen dari total seluruh wisatawan.

Lampung sendiri menempati urutan ke-11 dengan tujuan wisnus 2,4 persen dari total perjalanan wisnus di Indonesia.

Adapun asal wisatawan yang berkunjung ke Lampung, berasal dari Palembang (46%), Jabodetabek (24%), dan Bandung (16%). Hal ini menjadi indikasi bahwa Lampung memiliki daya tarik bagi wisatawan.

Sementara itu, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan bahwa pihaknya memiliki tiga peran dalam pengembangan sektor pariwisata.

Pertama, sebagai pioneer atau dalam pengembangan wilayah baru dengan membuka lintasan yang mendukung pergerakan masyarakat dan lalu lintas barang.

Kedua, sebagai enabler, di mana ASDP berperan menyediakan layanan reguler untuk aktivitas sehari-hari.

"Dan ketiga, sebagai active player, di mana ASDP berkontribusi terhadap pengembangan pariwisata dengan menyediakan konektivitas dan amenities," jelasnya.

Berdasarkan data ASDP, dari total 49 juta yang dilayani di seluruh Indonesia, lintasan Merak-Bakauheni memiliki kontribusi sebesar 42,2 persen atau sekitar 20,7 juta penumpang yang menyeberangi Selat Sunda setiap tahunnya.

"Sehingga, ada potensi yang sangat besar di sini, utamanya dalam pengembangan sektor pariwisata," ujar mantan Wagub DKI Jakarta ini.

Terlebih Bakauheni dikelilingi ragam objek wisata, mulai dari sejarah, alam dan pariwisata minat khusus. Juga ada Menara Siger, yang menjadi salah satu zona pariwisata utama di Lampung yang fokus pada budaya dan pendidikan.

Adapun pengembangan kawasan Menara Siger ini akan terintegrasi dengan masjid yang ditargetkan mulai dibangun tahun 2021.

"Dengan hadirnya Bakauheni Harbour City ini, kami targetkan kawasan Bakauheni dapat menjadi destinasi pariwisata berskala internasional. Bakauheni bukan hanya sebagai pelabuhan penyeberangan, tetapi juga menjadi lokasi wisata baru dan menjadi favorit wisnus maupun wisman," Ira menambahkan.

Selain itu, Bakauheni Harbour City juga akan menjadi Creative Hub dengan konsep kekinian di wilayah Lampung yang menyediakan tempat bagi komunitas-komunitas kreatif sekaligus menjadi inkubator bisnis industri kreatif.

Kemenparekraf juga meyakini banyak anak-anak muda dengan karya kreatifitas tinggi di wilayah Bakauheni dan sekitarnya yang berpotensi untuk dikembangkan.

Kawasan yang akan dibangun di atas lahan seluas 214 hektare tersebut ditarget menjadi kawasan pariwisata tepi laut terbesar dan berkelas dunia yang berada di Sumatera.

Juga bakal dibangun Taman Budaya Menara Siger, Intermoda Terminal, Marina Village, Bakauheni Harbour Park dan Mangrove Forest yang dilengkapi dengan fasilitas hotel berbintang, villa, dan taman bermain.

Pada tahap awal akan dimulai dengan pengembangan kompleks Taman Budaya Siger seluas 3,8 hektare sebagai area budaya yang terintegrasi dengan Masjid Bakauheni berkapasitas 2.600 jemaah.

Di lokasi ini akan dibangun masjid, museum kontemporer, restoran, sky bridge, toko souvenir, dan fasilitas parkir yang besar.

Para wisatawan yang datang ke Menara Siger dapat menikmati panorama alam yang sangat indah sebagai ikon Lampung Selatan. Menara ini berada di lokasi strategis yang dikelilingi laut dan perbukitan. (*)

Editor: Redaksi


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID