logo rilis
Ratusan Senpi Rakitan dan Amunisi Diamankan, Kapolda: Tidak Ada Home Industri di Mesuji
Kontributor
RILIS.ID
07 April 2021, 23:59 WIB
Ratusan Senpi Rakitan dan Amunisi Diamankan, Kapolda: Tidak Ada Home Industri di Mesuji
Ratusan senpi rakitan diamankan Polres Mesuji, Rabu (7/4/2021). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Aripin

RILIS.ID, Mesuji— Ratusan senjata api (senpi) rakitan berikut 158 butir amunisi berhasil diamankan Polres Mesuji, Lampung.

Rinciannya, sebanyak 176 senpi laras pendek dan tujuh senjata laras panjang. Senjata ilegal tersebut merupakan milik masyarakat setempat.

Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno mengatakan masyarakat Mesuji secara sukarela menyerahkan senpi rakitan berikut amunisi melalui polisi dan kepala desa setempat.

"Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung tidak ada home industri pembuatan senjata api," kata Hendro kepada awak media di Mapolres Mesuji seperti dilansir Rilislampung.id (Grup Rilis.id), Rabu (7/4/2021).

Hendro menegaskan pembuatan senjata api rakitan ini berasal dari luar Kabupaten Mesuji. Namun, ia tidak menyebut daerah yang memproduksi senpi rakitan tersebut.

"Senjata api di sini dibuat di luar Kabupaten Mesuji," ujar mantan Asrena Kapolri itu.

Menurut Hendro, seluruh senpi dan amunisi itu hasil dari penyerahan masyarakat dan kepala desa setempat.

"Semua permasalahan yang berkaitan dengan hukum harus diserahkan kepada aparat keamanan, agar setiap permasalahan bisa diselesaikan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mesuji Haryati Chandralela mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat yang telah menyerahkan senpi rakitan.

Senada dengan Kapolda, Haryati juga menyatakan bahwa seluruh senpi rakitan tersebut bukan dibuat di Mesuji, melainkan dari luar Mesuji.

"Jadi jangan berpikiran bahwa senjata ini dibuat di Mesuji," tutur politikus Partai Golkar itu.

Haryati mengapresiasi jajaran Polres Mesuji karena berani memberantas pengedar maupun pembuat senpi rakitan. Ia memastikan Mesuji dalam kondisi aman dan damai.

"Maka diharapkan para investor dari luar daerah bisa bekerja sama untuk membangun Mesuji," ucapnya.

Sebanyak 183 pucuk senpi rakitan beserta 158 butir amunisi pun langsung dimusnahkan. Pemusnahan dilakukan dengan dipotong menggunakan mesin pemotong besi, lalu dimasukkan ke dalam lubang dan ditutup semen. (*)

Laporan: Aripin, Kontributor Mesuji

Editor: Segan Simanjuntak


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID