Presiden Erdogan Sambut Kunjungan Menhan Prabowo di Turki - RILIS.ID
Presiden Erdogan Sambut Kunjungan Menhan Prabowo di Turki
Zulhamdi Yahmin
Jumat | 29/11/2019 13.30 WIB
Presiden Erdogan Sambut Kunjungan Menhan Prabowo di Turki
Menhan Prabowo Subianto bersama Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. FOTO: Presidency of The Republic Turkey

RILIS.ID, Jakarta – Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, mendapatkan sambutan hangat dari Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, saat melakukan kunjungan kerja di negara dua benua tersebut. Mantan Danjen Kopassus itu pun sempat melakukan pertemuan tertutup dengan Erdogan. 

Dilihat dari website resmi kantor Kepresidenan Turki, Menhan Prabowo yang mengenakan setelan jas dan peci hitam itu berjabat tangan dengan Erdogan. Prabowo dan Erdogan nampak kompak mengenakan dasi berwarna merah.

Sebelum bertemu Erdogan, Prabowo juga bertemu dengan Menhan Turki, Hulusi Akar. 

Menurut Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antara Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, pertemuan Prabowo dengan Menhan Turki adalah untuk menjajaki kerja sama di bidang industri pertahanan. 

"Hari ini dari Istanbul, Pak Menhan menuju Ankara melakukan pembicaraan bilateral tentang kerja sama pertahanan dengan Menhan Turki," kata Dahnil dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/11/2019). 

Tak hanya itu, Prabowo dalam kunjungannya ke Turki juga sempat mengunjungi industri perkapalan perang dan kapal delam Turki di Golcuk Naval Shipyard, Kocaeli.

Mantan Danjen Kopassus itu, ungkap Dahnil, juga melakukan pertemuan dengan Angkatan Laut Turki. 

"Sebelumnya kemarin beliau melakukan pembicaraan dengan Angkatan Laut Turki dan berkunjung melihat industri perkapalan perang dan kapal selam Turki di Golcuk Naval Shipyard, Kocaeli," ujar Dahnil. 

Dahnil menjelaskan, kerja sama militer dengan Turki adalah langka strategis bagi Indonesia. Apalagi, menurutnya, industri pertahanan di negara tersebut selama ini berkembang dengan pesat. 

"Khususnya terkait kapal perang dan kapal selam, ditambah lagi Turki memiliki sejarah militer yang panjang sebagai negara yang kuat secara militer sejak Ottoman Empire," ungkap Dahnil. 


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID