Politisi Demokrat: Miris! Komisioner KPU Kena OTT KPK, Bareng Parpol Pemenang Pemilu Pula - RILIS.ID
Politisi Demokrat: Miris! Komisioner KPU Kena OTT KPK, Bareng Parpol Pemenang Pemilu Pula
Nailin In Saroh
Kamis | 09/01/2020 16.30 WIB
Politisi Demokrat: Miris! Komisioner KPU Kena OTT KPK, Bareng Parpol Pemenang Pemilu Pula
Ilustrasi Politisi Demokrat, Andi Arief. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S.

RILIS.ID, Jakarta – Politisi Demokrat Andi Arief, merasa prihatin terkait adanya seorang Komisioner KPU yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Apalagi,  kata dia, oknum yang bersangkutan diduga telah menerima suap.

Ditambah, penangkapan tersebut disertai tiga orang lain yang diantaranya merupakan calon legislatif salah satu parpol besar. Bahkan menjadi pemenang pemilu.  

“Miris saya mendengar kabar OTT komisioner KPU bersama Caleg Partai suara terbesar Pemilu,” ujar Andi Arief, dalam cuitannya hari ini di akun twitter peribadinya, Kamis (9/1/2020).

Andi lantas mempertanyakan operasi penangkapan tersebut. Apakah kebetulan atau didesain secara sistemik.

“Lebih miris lagi, kabarnya bersama dua staf Sekjen Partai tersebut. Sistemik?” kicaunya lagi. 

 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu, (8/1/2020) saat di pesawat hendak bepergian di Bangka Belitung. 

 

Selain Wahyu, ada tiga orang lain yang ditangkap. Dilansir dari Tempo, salah satunya diduga calon legislatif dari PDIP. Caleg ini diduga akan menyuap Wahyu terkait pergantian antar waktu di DPR. Ia diduga akan memberikan uang kepada Wahyu sebesar Rp 400 juta lewat dua orang perantara.


Sumber lain menuturkan caleg ini adalah Harun Masiku. Harun adalah calon anggota legislatif untuk Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Dia maju dari daerah pemilihan Sumatera Selatan I nomor urut 6. Dapil Sumatera Selatan I ini meliputi Kota Palembang, Musi Banyuasin, Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, dan Kota Lubuklinggau.

Harun tak terpilih menjadi anggota DPR dalam Pileg 2019. Adapun yang ditetapkan oleh KPU adalah Riezky Aprilia, menggantikan Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID