logo rilis
Pimpinan DPR Harap Cina dan India Selesaikan Konflik di Pangong Lake dengan Kepala Dingin
Kontributor
Nailin In Saroh
28 Mei 2020, 19:25 WIB
Pimpinan DPR Harap Cina dan India Selesaikan Konflik di Pangong Lake dengan Kepala Dingin
Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolhukam Aziz Syamsuddin meminta agar kedua negara berkekuatan militer besar yaitu Cina dan India, dapat menahan diri terhadap situasi yang berkembang di perbatasan ‘Pangong Lake’. Dimana, isu yang berkembang saat ini di berbagai media sedang terjadi eskalasi peningkatan aktivitas militer pasca bentrok antara kedua belah pihak. 

"Saya berharap Cina dan India perlu sama sama menahan diri, perlu mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan tafsir diantara kedua belah pihak. Terlebih saat dunia sedang berjuang melawan musuh yang tak terlihat yaitu COVID-19" ujar Aziz Syamsuddin saat di temui di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Menurut Aziz, peran India dan Cina sangat besar dalam memerangi pandemik COVID-19 sebagai negara yang memiliki peran ekonomi besar saat ini. Aziz meyakini bahwa kedua negara tersebut mendahulukan kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan kemanusiaan.

"Sesuai dengan prinsip Indonesia dan ASEAN, segala perseteruan sebaiknya di selesaikan dengan mekanisme damai dan dialog dalam rangka menjaga kepercayaan dan stabilitas kawasan Indo-Pacific. India dan Cina juga merupakan mitra strategis ASEAN saat ini" tegasnya. 

India dan Cina merupakan sahabat baik Indonesia, maka sebagai posisi Indonesia di Dewan Keamanan PBB kita akan menyesalkan jika sampai terjadi perang yang sebenarnya tidak diperlukan di abad ke-21 ini. Kita mengajak para pihak untuk menahan diri dan dialog serta mematuhi prinsip-prinsip yang sudah disepakati secara Internasional melalui berbagai instrumen institusi, yang salah satunya melalui PBB.

"Hanya dengan kerjasama yang baik di kawasan Indo-Pacific, kita sebagai masyarakat Internasional akan mempu secara bahu membahu menangulangi COVID-19 dan kembali ke ‘Normal Life’ dengan bersama-sama memulihan perekonomian global. Ketegangan dan perang tidak akan pernah menguntungkan pihak manapun" tutupnya.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID