logo rilis
Pilkada 2020, Kota Bandar Lampung Disebut Butuh Sosok Muda
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
06 Juni 2020, 17:30 WIB
Pilkada 2020, Kota Bandar Lampung Disebut Butuh Sosok Muda
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPP KNPI Pusat, Avi Cenna Isnaini, mengatakan, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung saat ini membutuhkan sosok muda untuk menjadi pemimpin melalui Pilkada 2020. Apalagi, menurutnya, Bandar Lampung masuk dalam kota-kota maju di Indonesia. 

Selain aksesnya ke pusat pemerintah sangat dekat, kata Avi Cenna, Bandar Lampung juga menjadi pintu masuk dan keluar untuk daerah lain di Pulau Sumatera. Untuk itu, kota dengan jumlah penduduk 1,6 juta jiwa lebih dan dihuni oleh berbagai suku ini membutuhkan sosok anak muda yang visioner.

"Kota Bandar Lampung butuh sosok anak muda untuk memimpin, karena mereka memiliki ide dalam mengembangkan daerah akan jauh lebih segar, daya inovasi yang tinggi, dan mampu megeksplorasi potensi sumber daya manusia dan alam menjadi lebih cepat, jangkauannya lebih luas, inovatif dan kreatif. Artinya, sosok anak muda sangat perlu untuk daya gedor agar tidak stagnan perkembangan Kota Bandar Lampung," kata Avi Cenna dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/6/2020).

Tokoh muda asal Bandar Lampung ini mencontohkan langkah Presiden Joko Widodo yang menunjuk beberapa anak muda untuk masuk ke dalam pemerintahan, seperti Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata Wishnutama Kusubandio dan beberapa staf presiden dari kalangan milenial.

"Artinya, bangsa ini membutuhkan sosok muda dalam posisi kepemimpinan. Untuk itu, sosok muda sangat dibutuhkan di Kota Bandar Lampung, baik sebagai wali kota atau wakil wali kota ke depan," ujarnya.

Kota Bandar Lampung sendiri menjadi salah satu dari 270 daerah di Indonesia yang menggelar Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang, setelah beberapa ditunda karena pandemi COVID-19 yang menghantam hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Sebelum pandemi ini, beberapa sosok calon wali kota dan wakil wali kota Bandar Lampung sudah memperkenalkan diri mereka ke publik, baik dari unsur Pegawai Negeri Sipil (PNS), politisi, pengusaha atau pebisnis, hingga tokoh agama. Dari beberapa nama yang sudah populer itu, dua sosok bakal calon wali kota yang dijagokan oleh masyarakat Kota Bandar Lampung sebagaimana hasil survei Lampung Independen, yakni Anggota DPRD Provinsi Lampung Eva Dwiyana dan mantan Bupati Lampung Selatan Ryco Menoza SZP yang tingkat popularitas dan elektabilitas mereka lebih tinggi ketimbang calon lainnya.

Meski menjadi bakal calon yang kuat, tidak menutup kemungkinan calon lainnya bisa menyalip popularitas dan elektabilitas mereka, dengan penunjukan wakil yang tepat.

Untuk itu, keenam bakal calon Wali Kota Bandar Lampung, yakni Eva Dwiyana, Ryco Menoza, Yusuf Kohar, Firmansyah, Jenderal Pol Ike Edwin dan Amin Fauzi harus memilih wakil yang tepat. Jika dilihat dari kematangan usia, para bakal calon wali kota ini diharuskan menghadirkan sosok anak muda yang tepat sebagai pendamping mereka dalam membangun Kota Bandar Lampung ke depan.

Sejauh ini, Eva Dwiyana, Ryco Menoza, Yusuf Kohar dan calon lainnya belum menentukan wakil mereka untuk Pilwakot Bandar Lampung. Untuk merebut suara kaum milenial Bandar Lampung, para bakal calon ini harus menggaet tokoh muda yang memiliki kualitas dan basis massa yang besar.

"Untuk mengambil dukungan dari pemilih muda, menjadi ideal mereka bertiga menggandeng wakil yang merepresentasi kaum muda. Karena dua pasang kandidat independen semuanya masih dari golongan tua, begitupun kandidat-kandidat terkuat saat ini. Di sinilah pentingnya sosok wakil yang merepresentasi kaum muda," jelas Avi Cenna. 

Buat pebisnis muda ini, menurut Avi Cenna, hal yang paling sederhana adalah menduplikasi apa yang sudah dilakukan DKI Jakarta dalm melakukan penataan kota, dan bagaimana mengatur serta mengurai kemacetan yang saat ini sudah terjadi di Kota Bandar Lampung akhir-akhir ini. 

"DKI Jakarta jadi contoh kecil untuk menata Kota Bandar Lampung ke depan, dan itu butuh sosok anak muda," paparnya.

Berikut hasil survei Lampung Indepen terkait popularitas dan elektabilitas bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung 2020-2024:

Evi Dwiyana: Popularitas 34,48 persen dari dari 266 responden/elektabilitas 31,60 persen dari 267 responden.

Hj. Ryco Menoza: Popularitas 25,21 persen dari 213 responden/elektabilitas 25,21 persen dari 213 responden.

Firmansyah: Popularitas 20,36 persen dari 172 responden/elektabilitas 20,24 persen dari 171 responden. 

Jenderal Pol Ike Edwin: Popularitas 9,82 persen dari 83 responden/elektabilitas 9,70 persen dari 82 reaponden.

Yusuf Kohar: Popularitas 6,27 persen dari 53 responden/elektabilitas 6,27 persen dari 53 responden

Amin Fauzi: Popularitas 4,02 persen dari 34 responden/elektabilitas 4,01 persen dari 35 responden. 

Sementara untuk bakal calon wakil wali kota dengan angka popularitas dan elektabilitas: 

Wiyadi: Popularitas 30,06 persen dari 254 respinde/elektabilitas 30,06 persen dari 254 responden.

dr. Zam Zanariah: Popularitas 23,31 persen dari 197 responden/elektabilitas 23,43 persen dari 198 responden

Prof. Bustomi Rosyadi: Popularitas 17,20 persen dari 146 responden/elektabilitas 17,16 persen dari 145 responden.

Dedi Amrullah: Popularitas 10,77 persen dari 91 responden/elektabilitas 10,89 persen dari 92 responden.

Wahyu Lasmono: Popularitas 8,76 persen dari 74 responden/elektabilitas 8,88 persen dari 75 reaponden.

Aep Sarpudin: Popularitas 6,96 persen dari 59 responden/elektabilitas 6,75  57 responden.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID