Pilgub NTB, Ratusan Aktivis Deklarasi Dukung Ahyar-Mori - RILIS.ID
Pilgub NTB, Ratusan Aktivis Deklarasi Dukung Ahyar-Mori
Redaksi KATAKNEWS
Minggu | 18/02/2018 18.41 WIB
Pilgub NTB, Ratusan Aktivis Deklarasi Dukung Ahyar-Mori

RILIS.ID, – MATARAM - Ratusan aktivis sewilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon Gubernur dan calon Wagub NTB, TGH Ahyar Abduh dan Mori Hanafi, Minggu (18/2) di De La Sirra Cafe, Mataram, NTB.

Para aktivis menilai sosok TGH Ahyar Abduh dan Mori Hanafi merupakan sosok yang sudah teruji dan memiliki semangat keberpihakan yang sama dengan para aktivis yang menjunjung tinggi perhatian dan keberpihakan pada masyarakat "wong cilik" di NTB ini.

Deklarasi dihadiri paslon nomor urut 2, TGH Ahyar Abduh dan Mori Hanafi, serta sejumlah tokoh aktivis NTB, seperti Sirra Prayuna, Ketua Serikat Tani NTB, Wahidjan, Hamdan Kasim (mantan Ketua HMI) yang juga Ketua KNPI NTB, Budi Wawan (FKMM/FMN), Ali Alkhairi (Mantan Ketua Walhi NTB), Lahmudin Blank (Ketua PRD NTB), dan Suaeb Qurry (Aliumni PMII/Pemuda NU).

Dalam orasi politiknya, Koordinator Umum Aktivis NTB Sirra Prayuna menegaskan, dukungan para aktivis untuk Ahyar-Mori disebabkan karena paslon nomor urut 2 ini memiliki "arah perjuangan" yang sama dengan aktivis.

"Pemimpin yang baik adalah yang memperjuangkan hak-hak rakyat kecil. Ahyar-Mori kami dukung karena pasangan ini punya nilai-nilai perjuangan yg sama, yakni membangun NTB untuk semua, maju bersama untuk kesejahteraan masyarakat NTB," kata Sirra.

Sirra menegaskan, deklarasi yang dilakukan merupakan gerakan deklarasi untuk menunjukan pada publik secara luas, bahwa para aktivis berada di posisi mendukung pasangan Ahyar-Mori sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

Namun yang lebih penting, tandas Sirra, deklarasi juga merupakan titik awal para aktivis mulai melakukan kerja-kerja praktis dan teknis di tingkat basis masyarakat, untuk meyakinkan masyarakat NTB bahwa Ayhar-Mori yang paling tepat memimpin NTB ke depan.

Para aktivis pendukung Ahyar-Mori berasal dari berbagai pergerakan dan memiliki ruang gerak dan basis massa yang beragam mulai dari basis kaum petani, nelayan, mahasiswa, dan juga basis kepemudaan.

"Kami ingin mewujudkan pemimpin NTB yang berjuang untuk kesejahteraan rakyat, berjuang untuk rakyat NTB, agar NTB makmur dan sejahtera," katanya.

Menurut Sirra, masih banyak hal yang harus diperjuangkan di NTB ini. Misalnya saja soal kemiskinan yang masih tinggi, tingkat ketimpangan sosial atau gini ratio yang tinggi, masalah IPM rendah, hingga tingkat kematian ibu dan anak yang juga tinggi.

NTB yang terdiri dari Pulau Lombok dan Sumbawa juga memiliki sumber daya alam (SDA) yang luar biasa. Hanya saja, papar Sirra, SDA itu belum mampu dikelola secara maksimal dan bisa mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat.

"Kepada Ahyar-Mori ini, kami titipkan bahwa apa cita-cita founding father bisa terwujud cepat di NTB. Kalau tidak bisa wujudkan itu, maka saya akan menjadi orang pertama yang akan memimpin demonstrasi," tukas Sirra.

Sirra menambahkan, dukungan untuk Ahyar-Mori juga didasari pengalaman dan keandalan mereka. Di tataran pemerintahan TGH Ahyar Abduh sudah sangat teruji sebagai Walikota Mataram dua periode, sedangkan Mori Hanafi mencatat prestasi legislatif sebagai Wakil Ketua DPRD NTB.

"Hanya orang-orang  yang memiliki kualifikasi pemimpin seperti Ahyar Mori yang bisa memimpin dengan tangan dingin dan keputusan mereka tentu keputusan yang cepat, tepat, dan akurat. Apalagi survey juga menunjukan elektabilitas pasangan ini mencapai 34,70 persen," katanya.

Dalam deklarasi itu, dua point utama deklarasi dibacakan oleh Ketua Serikat Tani NTB, yang bertindak sebagai ketua deklarasi, Wahidjan, diikuti ratusan aktivis yang hadir.

Point pertama, para aktivis menyatakan mendukung dan akan memilih Ahyar-Mori dalam Pilkada Pilgub NTB. Sementara point kedua menyebutkan, para aktivis akan bekerja dan berjuang sekeras dan sekuat tenaga secara kolektif di tengah rakyat NTB untuk mempertinggi kesatuan dan memperluas pengaruh politik untuk memenangkan pasangan Ahyar-Mori.

Calon Gubernur NTB, TGH Ahyar Abduh mengapresiasi dukungan politik para aktivis yang disampaikan secara terbuka dalam deklarasi tersebut.

"Bagi kami, ini bukan sekedar deklarasi tokoh aktivis mendukung Ahyar-Mori, tapi lebih dari itu ini adalah deklarasi social change, lebih kepada deklarasi bersama untuk perubahan NTB yang lebih baik," kata Ahyar.

Deklarasi itu, lanjut Ahyar, menjadi momentum yang sangat penting dan strategis, serta bersejarah bagi Ahyar-Mori.

Ahyar memaparkan, ikhtiar politik menuju Gubernur dan Wagub NTB merupakan bagian elemen terpenting yang menjadi kekuatan yang mampu mendorong untuk meraih harapan masyarakat NTB melalui sebuah pesta demokrasi.

"Kita bersyukur pada Allah SWT untuk anugerah ini bahwa memang lama kami tunggu untuk bisa bertmu seperti ini. Bagi kami ini pertemuan kedua yang sangat penting dalam ikhtiar politik kami," katanya.

Menurut Ahyar, berkumpulnya dukungan para tokoh aktivis itu merupakan sebuah keberhasilan politik Ahyar-Mori. Sebab, sejak awal Ahyar-Mori dipandang under estimate oleh sejumlah pihak.

"Tadinya orang katakan Ahyar-Mori itu punya modal apa? bukan pimpinan parpol dan tak punya basis massa. Saya katakan nanti saja kita lihat. Dan  ternyata Allah mengizinkan, sebagaian besar parpol mendukung. Dari 65 kursi (di DPRD NTB), 32 mendukung Ahyar-Mori. Lalu saat ini dukungan juga datang dari para tokoh aktivis pergerakan," katanya.

Dalam kesempatan itu, TGH Ahyar Abduh juga mendeklarasikan bahwa harapan dan cita-cita perjuangan masyarakat NTB nantinya akan menjadi tanggung jawab Ahyar-Mori ke depan.

"Jangan ada lagi paradoksi, kita punya alam yang kaya tapi rakyat miskin menderita. Kami Ahyar-Mori akan berjuang menyelesaikan dan menuntaskan layanan dasar masyarakat dalam berbagai sektor dan bidang," tegasnya. 
 


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID