Pernah Panggil Ganjar, KPK Tegaskan Tak Kriminalisasi - RILIS.ID
Pernah Panggil Ganjar, KPK Tegaskan Tak Kriminalisasi

Selasa | 09/01/2018 08.36 WIB
Pernah Panggil Ganjar, KPK Tegaskan Tak Kriminalisasi
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza.


RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan, tidak bermaksud untuk bermain politik dalam hal pemeriksaannya kepada bakal calon Kepala Daerah. Ini ihwal adanya pemeriksaan ‎‎terhadap saksi-saksi yang hendak maju dalam pemilihan Kepala Daerah seperti salah satunya Ganjar Pranowo.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya selalu berada di jalurnya dalam menjalankan kewenangan. Sehingga pemeriksaan saksi di KPK tak ada kaitannya dengan upaya kriminalisasi kepada bakal calon tertentu.

"KPK berjalan di koridornya sesuai hukum yang berlaku. Aspek hukum dan politik itu perlu dipisahkan," katanya kepada rilis.id, Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Lebih jauh, ia menyebutkan penyidik punya hak untuk melakukan pemeriksaan kepada siapa pun dan dalam waktu apa pun. Terlebih saksi yang dipanggil KPK memang dikarenakan adanya kebutuhan penyidikan.

"Saksi yang kami dipanggil itu kami butuh keterangannya, ‎itu yang perlu dipahami, penyidik panggil saksi karena penyidik membutuhkan keterangan saksi," kata Febri.

Sebagai informasi, KPK pernah menjadwalkan pemeriksaan kepada salah satu bakal calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada Rabu (3/1). Ia menjadi saksi untuk tersangka e-KTP Markus Nari.

Namun, pemeriksaan itu belum diindahkan karena yang bersangkutan mangkir dari panggilan KPK. KPK pun rencananya akan menjadwalkan ulang kepada politisi PDIP tersebut. Tetapi belum diketahui kapan pemanggilan ulang itu dilakukan.


Tags
#KPK
#Ganjar
#Kasus e-KTP
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID