logo rilis
Perhatikan Hal Ini Jika Ingin Masak Jamur Enoki
Kontributor
Elvi R
26 Juni 2020, 18:00 WIB
Perhatikan Hal Ini Jika Ingin Masak Jamur Enoki
Jamur Enoki. ILUSTRASI: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Beberapa saat lalu, tepatnya tanggal 22 Mei 2020 pemerintah melalui Badan Pangan Kementerian Pertanian memusnahkan ribuan ton jamur enoki. Berdasarkan informasi dari International Food Safety Authority Network (INFOSAN), jaringan otoritas keamanan pangan internasional di bawah FAO/WHO, terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) pada Maret-April 2020 di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia, akibat mengkonsumsi jamur enoki asal Korea Selatan yang tercemar Bakteri Listeria Monocytogenes. Oleh karena itu, pemerintah membuat langkah untuk menarik peredarannya dan melakukan pemusnahan. 

Menurut Kementerian pertanian, tidak semua jamur enoki mengandung bakteri listeria. Namun, khusus untuk dari Green Co Ltd asal Korea Selatan ditarik dan dimusnakan.  Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi mengatakan, pemerintah pun telah melakukan investigasi dan pengambilan sampling terhadap produk jamur enoki asal produsen di Korea Selatan yang dinotifikasi oleh INFOSAN. Pada 21 April 2020 sampai 26 Mei 2020, BKP Kementan juga telah meminta importir agar tidak mengedarkan jamur, sampai investigasi selesai.

Berdasarkan hasil pengujian di laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech, sebanyak 5 lot tidak memenuhi persyaratan karena terdeteksi mengandung bakteri L Monocytogenes melewati ambang batas dengan kisaran 1,0 x 104 hingga 7,2 x 104 colony/g.

Oleh karena itu BKP meminta Badan Karantina Pertanian melakukan peningkatan pengawasan keamanan pangan jamur enoki asal Korea Selatan. Selain itu, BKP juga meminta importir jamur enoki agar mendaftarkan produknya ke Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat (OKKPP).

Nah, bagaimana si cara mengolah jamur enoki yang aman? Agung menjelaskan, bakteri Listeria mempunyai karakter tahan terhadap suhu dingin. Sehingga mempunyai potensi kontaminasi silang terhadap pangan lain yang siap dikonsumsi dalam penyimpanan.

Bakteri Listeria dapat dihilangkan melalui pemanasan suhu 75 derajat celsius. Namun, bakteri ini menyebabkan penyakit Listeriosis yang mempunyai konsekuensi sakit hingga meninggal dunia.

"Utamanya pada golongan rentan, balita, ibu hamil, dan manula," katanya.

Kejadian luar biasa L monocytogenes pernah terjadi di Amerika Serikat pada 2014 dan 2020, serta Afrika Selatan pada 2018, berdasarkan data yang disampaikan INFOSAN pada April 2020.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID