Penduduk Hawaii Kini Ragu Jika Nuklir Sungguhan Mengancam Mereka - RILIS.ID
Penduduk Hawaii Kini Ragu Jika Nuklir Sungguhan Mengancam Mereka

Senin | 15/01/2018 14.52 WIB
Penduduk Hawaii Kini Ragu Jika Nuklir Sungguhan Mengancam Mereka
Pesan ralat mengenai ancaman nuklir disampaikan di electronic screen di jalan tol H-1, di Honolulu, Hawaii, Sabtu (13/1)

RILIS.ID, Honolulu— Eror yang terjadi pada Sabtu lalu memunculkan keraguan di tengah penduduk Hawaii mengenai kemampuan pemerintah Amerika Serikat (AS) dalam menyampaikan peringatan darurat.

Sebagaimana telah tersiar luas, AS pada Sabtu lalu mengirim pesan darurat ke ponsel seluruh penduduk Hawaii bahwa pulau itu akan dihantam rudal berkekuatan nuklir. 

Dilansir dari kantor berita Associated Press, pesan darurat itu menyebabkan kepanikan luar biasa di seisi pulau. 

Orang tua memeluk erat anak-anak mereka, meringkuk di dalam bak mandi sambil berdoa.

Para mahasiswa Universitas Hawaii tak tahu berlindung ke mana selain di dalam bangunan kampus mereka.

Pengendara bahkan sampai meninggalkan kendaraan mereka di jalan tol untuk mencari perlindungan ke parit-parit. 

Tetapi ada pula yang berani 'terima nasib' dan menunggu datangnya serangan nuklir yang sejatinya memang tak kunjung datang.

Di tengah kepanikan, tiba-tiba muncul muncul pesan yang meralat peringatan itu berbunyi, "eror. Tidak ada ancaman rudal".

"Kini saya meragukan kemampuan pemimpin kami dalam menyampaikan informasi darurat. Saya akan berpikir dua kali apabila ke depan ada peringatan semacam itu," ucap Patrick Day yang ketika menerima peringatan itu langsung lompat dari tempat tidurnya.

Pesan peringatan itu tersebar di tengah ketegangan antara AS dengan Korea Utara yang beberapa waktu terakhir menggelar uji coba nuklirnya ke perairan Jepang. 


Pesan peringatan ancaman nuklir yang dikeluarkan pemerintah AS. FOTO: Via AP

Dalam pernyataannya, pejabat terkait mengatakan, kekeliruan itu disebabkan rotasi pekerja dalam Badan Pengelola Darurat. 

Pesan keliru itu tersebar karena seseorang yang tengah mengikuti pelatihan menekan tombol yang salah.

Gubernur Hawaii David Ige dalam pernyataannya menyampaikan permohohan maaf atas kelalaian yang menimbulkan 

"Banyak dari warga kita yang merespons peringatan itu. Saya minta maaf atas kepanikan dan kebingungan yang dirasakan semua orang," ucap Ige.


Tags
#hawaii
#eror
#amerika serikat
#ancaman nuklir
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID