logo rilis
Pemprov DKI 'Dapat Untung' Ratusan Juta Rupiah dari Sanksi PSBB
Kontributor
Nailin In Saroh
29 Juni 2020, 20:25 WIB
Pemprov DKI 'Dapat Untung' Ratusan Juta Rupiah dari Sanksi PSBB
Penertiban PSBB oleh Polri. FOTO: RILIS.ID/Panji Satria

RILIS.ID, Jakarta— Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat 'untung' ratusan juta rupiah selama penerapan PSBB di ibu kota sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Pemprov DKI berhasil meraup uang sebesar Rp370.460.000 dari sanksi denda para pelaku pelanggar PSBB yang juga telah disetorkan ke kas daerah.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Widyastuti, mengatakan data tersebut terhitung hingga 28 Juni 2020 kemarin. Adapun sektor yang dikenakan denda diantaranya kantor, rumah makan, fotokopi, bengkel, service, pertokoan, tempat rekreasi indoor, dan lain-lain.

“Nilai denda yang disetorkan ke kas daerah sebesar Rp 370.460.000 dari beberapa kategori yang dikenakan sanksi,” ujar Widyastuti melalui YouTube, Senin (29/6/2020).

Widyastuti yang merupakan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 DKI Jakarta ini mengatakan, Pemda juga telah melakukan penyegelan sementara sejumlah tempat usaha seperti bar dan griya pijat.

“Penindakan dengan penutupan dilakukan pada lokasi yang seharusnya belum boleh membuka aktivitas, di antaranya termasuk kategori rumah minum/bar serta griya pijat,” jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan, bahwa jajaran Pemprov DKI juga tetap melakukan pengawasan ketaatan di berbagai tatanan, seperti mal, objek wisata, pasar, check point Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

“Kami terus mengimbau pula bagi seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak antar orang minimal 1,5 – 2 meter,” kata Widyastuti menandaskan.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID