logo rilis
Pemerintah Putuskan Tak Berangkatkan Jamaah Haji 2020
Kontributor
Elvi R
02 Juni 2020, 11:16 WIB
Pemerintah Putuskan Tak Berangkatkan Jamaah Haji 2020
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supartman

RILIS.ID, Jakarta— Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menyatakan tidak akan memberangkatkan haji 2020. Hal ini disampaikan Menteri Agama  Fachrul Razi melalui video konfrensi pers Selasa (2/6/2020). 

Fachrul Razi menjelaskan, keputusan ini diambil lantaran Arab Saudi tidak kunjung membuka akses haji akibat wabah COVID-19. Akibatnya pemerintah tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan dalam pelayanan dan perlindungan Jamaah haji 2020.

"Berdasarkan pernyataan tersebut pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji pada tahun 2020 atau tahun 1441 Hijriah ini saya ulangi pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji pada tahun 1441 Hijriah atau tahun 2020 ini," ujar Fachrul Razi.

Pembatakan haji 2020 itu dituangkan dalam Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020M. 

Lebih lanjut, Fachrul Razi mengatakan pertimbangan pembatalan di masa pandemi COVID-19 karena kemungkinan terganggunya ibadah para jamaah jika terus dilaksanakan. Karena, Arab Saudi sebagai negara penerima dan penyenggara ibadah haji masih memiliki banyak kasus COVID-19. 

"Arab Saudi dan Indonesia mengambil keputusan paling cepat dan paling maslahat bagi jamaah. Keberangkatan haji ini juga melalui kajian yang sangat mendalam karena pandemi COVID-19  yang melanda hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia dan Arab Saudi," ungkap Fachrul.

Menurut data Kemenag penyelenggaran haji di saat pandemi di masa-masa lalu bisa menjadi wadah pentularan wabah. Diketahui fakta bahwa, telah mengakibatkan tragedi kemanusiaan di mana puluhan ribu jemaah haji menjadi korban. Misalkan pada 1814 saat terjadi wabah Thaun, pada 1837 dan 1858 terjadi wabah epidemi, 1892 wabah kolera, 1987 wabah meningitis.

"Maka pada 1947, Menag Fathurrahman Kafrawi mengeluarkan Maklumat Kemenag No 4/1947 tentang Penghentian Ibadah Haji di Masa Perang," ungkap Fachrul Razi.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID