logo rilis
Pemerintah Pastikan Tidak Ambil Untung dalam Pajak ASN Muslim
Kontributor
Elvi R
10 Maret 2018, 00:36 WIB
Pemerintah Pastikan Tidak Ambil Untung dalam Pajak ASN Muslim
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, pemerintah tidak akan mengambil untung dari pengumpulan zakat, terlebih untuk kepentingan politik.

"Saya ingin klarifikasi, ini sama sekali tidak benar. Pemerintah sama sekali tidak akan menggunakan satu rupiah pun dana zakat tersebut," kata Lukman di acara Mudzakarah Zakat Nasional 2018 di Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Dia menyebut, saat ini banyak tuduhan pada pemerintah terkait wacana penyisihan zakat dari gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beragama Islam. Bahkan, tudingan tersebut mengarah pada pemakaian zakat untuk kepentingan politik. Hal itu dikaitkan dengan akan diselenggarakannya pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 dan Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019.

"Distribusi zakat ASN itu akan dieksekusi oleh Baznas dan lembaga amil zakat yang ada lewat mekanisme yang akan diatur," ungkapnya.

Sebelumnya, pemerintah berencana menghimpun zakat melalui gaji ASN. Penghimpunan zakat tersebut, rencananya melalui pemotongan gaji ASN. Kendati demikian, ASN muslim yang berkeberatan gajinya dipotong, mereka bisa mengajukan permohonan keberatan.

Menurutnya, kebijakan potongan 2,5 persen ini bukanlah paksaan. Kebijakan ini dilakukan karena pemerintah melihat ada potensi besar dari zakat yang bisa diaktualisasikan untuk kepentingan umat.

Potensi zakat sangat besar, kita ingin potensi ini bisa diaktualisasikan sehingga lebih baik masyarakat mendapat manfaatnya," katanya.

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID