logo rilis
Pemerintah Sepakat, Perekonomian Harus Terus Dipantau
Kontributor

24 Mei 2018, 12:02 WIB
Pemerintah Sepakat, Perekonomian Harus Terus Dipantau
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasuiton. FOTO: Humas Kemenko Perekonomian

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menilai, kondisi ekonomi Indonesia saat ini belum "lampu kuning" alias harus berhati-hati terhadap datangnya krisis.

"Kalau ngomong lampu kuning agak berlebihan. Jangan karena kurs bergerak, kemudian disebut sudah mau krisis," ujar Darmin di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Menurut Darmin, krisis ekonomi itu terjadi apabila sektor riil domestiknya goyang dan berdampak terhadap sektor moneter. 

Namun, ia sependapat apabila kondisi ekonomi saat ini harus terus dipantau dan menjadi perhatian serius pemerintah. "Tetap dimonitor. Kalau itu saya sepakat," kata Darmin.

Sejak awal tahun hingga kini Rupiah terus mengalami pelemahan hingga hampir menyentuh level Rp14.200 per dolar AS. 

Berdasarkan data BI, Rupiah sudah melemah 4,53 persen hingga 21 Mei 2018 (year to date/ytd) dan kini berada di kisaran Rp14.100 per dolar AS, yang merupakan level terlemah rupiah sejak 2015.

Bank Indonesia sendiri akhirnya memutuskan menaikkan suku bunga acuan "7-Day Reverse Repo Rate" sebesar 25 basis poin menjadi 4,5 persen pada Rapat Dewan Gubernur, 16-17 Mei 2018 lalu.

Langkah kenaikan yang pertama kali dalam beberapa periode tersebut dimaksudkan untuk meredam dampak ketidakpastian ekonomi global yang telah menggerus nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir.

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID