logo rilis
PDIP Jatim Rapatkan Barisan Jelang Pilpres 2024, Dukung Ganjar atau Puan?
Kontributor
Imron Hakiki
05 Juni 2021, 12:53 WIB
PDIP Jatim Rapatkan Barisan Jelang Pilpres 2024, Dukung Ganjar atau Puan?
Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi saat membuka rakercab di Kantor DPRD Kabupaten Malang, Sabtu (5/6/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki

RILIS.ID, Malang— PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur (Jatim) mulai merapatkan barisan untuk menggerakkan mesin partai menjelang pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilres) 2024 mendatang.

Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi mengungkapkan setidaknya ada delapan daerah yang ikut dalam rapat kerja cabang (Rakercab) hari ini.

"Kita partai politik, semua yang kita kerjakan hari ini itu tujuannya adalah untuk menghadapi tahun 2024," katanya usai membuka Rakercab di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Malang, Sabtu (5/6/2021).

Menurut Kusnadi, rapat kerja sekaligus konsolidasi sangat penting untuk menuju kontestasi Pileg dan Pilpres 2024. Apalagi PDIP memiliki dua capres potensial yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

"Ngapain kita jatuh bangun bukan untuk sesuatu yang memang harus kita hadapi," ungkap Kusnadi yang juga Ketua DPRD Jatim.

Namun, Kusnadi masih malu-malu untuk membeberkan calon mana yang ia jagokan. Ia juga enggan mengomentari perseteruan Ganjar dan Puan.

"(Ditanya terkait polemik Puan dan Ganjar) Apa itu ya? Saya malah tidak tahu," ujarnya diplomatis.

Lebih lanjut Kusnadi menekankan para kader PDIP harus memiliki bekal untuk merealisasikan target kemenangan, baik Pileg maupun Pilpres 2024.

"Harapan itu sering tidak sampai, karena kita memang tidak memberikan pelatihan-pelatihan. Tahun 2024 nanti, hasil Kongres PDI Perjuangan yang diingatkan oleh Ibu Ketua Umum, bahwa kita sudah menyepakati. Tentunya kita harus mempunyai rencana kerja," tambahnya.

Mulai saat ini, kata Kusnadi, pengurus PDIP di tingkat akar rumput harus memetakan potensi yang ada di wilayahnya untuk mewujudkan kemenangan di 2024.

"Siapa saja tokoh di tempat itu, ada berapa desa di wilayah itu, harus dipetakan semua. Jadi kita tidak sekadar ngomong, tapi by data. Bahwa kita siap," pungkas Kusnadi. (*)

 

Lihat video menarik lainnya:

Editor: Segan Simanjuntak


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID