Parpol Diminta Buat Sistem Kelola Medsos guna Redam Hoaks - RILIS.ID
Parpol Diminta Buat Sistem Kelola Medsos guna Redam Hoaks

Sabtu | 03/02/2018 23.17 WIB
Parpol Diminta Buat Sistem Kelola Medsos guna Redam Hoaks
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta – Ketua Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Septiaji Eko Nugroho meminta para ketua umum partai politik (parpol) membuat sistem pengelolaan media sosial (medsos). 

Pengelolaan ini mulai dari teknis penggunaan platform medsos hingga pengawasan konten. 

“Hal ini penting, jika parpol memang ingin berdemokrasi dengan sehat. Selama ini keinginan parpol juga bersaing melalui program-programnya,” kata Aji, dalam keterangan tertulis yang diterima rilis.id, pada Sabtu (3/2/2018).

Selama ini, menurut Aji, cukup banyak kader parpol yang menyudutkan parpol lainnya dengan konten medsos yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Terutama, konten opini yang isinya banyak bias, dan bahkan hampir mendekati hasut dan fitnah.

Aji berpendapat, pengaturan medsos seharusnya menjadi tanggung jawab moral dan politik semua parpol kepada publik yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka. 

Bila perlu, Aji mengusulkan, parpol menerapkan pola reward and punishment (penghargaan dan hukuman) kepada kadernya yang diberi tugas mengurus medsos.

“Semisal, kader parpol yang didapati membuat atau menyebarkan hoaks diberi sanksi dengan tidak boleh menggunakan medsos dalam kurun waktu tertentu. Sedangkan kader yang banyak melawan hoaks, baik temanya terkait atau tidak dengan parpol dapat diberi penghargaan sebagai duta medsos,” imbuhnya. 

Sebagai langkah awal, lanjut pegiat IT ini, parpol dapat memberikan pendidikan anti hoaks untuk para kadernya. Diketahui, sudah ada parpol yang telah memulainya.

“Di waktu sekarang ini pelatihan anti hoaks dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan pilkada yang sehat,” pungkas Aji.


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID