logo rilis
Panglima TNI: Satgas TNI Vaksin Campak 13.336 Anak di Asmat
Kontributor

01 Februari 2018, 15:42 WIB
Panglima TNI: Satgas TNI Vaksin Campak 13.336 Anak di Asmat
Satgas Kesehatan TNI ketika memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Asmat. FOTO: Twitter.com/@Puspen_TNI

RILIS.ID, Biak— Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, sebanyak 13.336 anak di Kabupaten Asmat, Papua sudah divaksin.

Hal ini berdasarkan laporan dari Satuan Tugas Kesehatan TNI yang menangani kejadian luar biasa campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua.

"Belasan ribu anak dan balita dari 224 kampung di Kabupaten Asmat sudah dilayani Satgas Kesehatan TNI," kata Panglima TNI usai melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Asmat, Kamis (1/2/2018).

Menurutnya, Satgas Kesehatan TNI sudah dapat mengatasi kejadian luar biasa campak dan gizi buruk dengan mendatangi 224 kampung melalui perjalanan air dengan waktu tempuh 1 hingga 3 jam.

Hingga saat ini, Satgas Kesehatan TNI, masih terus melakukan pemantauan langsung di rumah penduduk di 224 kampung apakah masih ada anak dan balita yang terkena campak.

"Saya perintahkan prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kesehatan terus memberikan pelayanan pengobatan hingga ke pelosok kampung," kata Hadi Tjahjanto.

Marsekal Hadi mengatakan Satgas Kesehatan TNI akan terus bekerja memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat Kabupaten Asmat selama 270 hari.

"Tugas membantu pelayanan kesehatan dalam mengatasi kasus kejadian luar biasa campak dan gizi buruk bagi setiap prajurit yang tergabung dalam Satgas Kesehatan TNI merupakan tugas mulia karena menyelamatkan masa depan anak balita di Kabupaten Asmat," kata mantan KSAU itu.

Berdasarkan data KLB campak dan gizi buruk di wilayah Asmat terjadi sejak September 2017 hingga Januari 2018 tercatat 71 orang meninggal.

Dari 71 orang yang meninggal dunia, 66 jiwa di antaranya adalah akibat terserang campak. Sisanya, sebanyak lima jiwa meninggal akibat gizi buruk.
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID