Nurdin Halid: Novanto Menangi Praperadilan Golkar Tetap Terpuruk - RILIS.ID
Nurdin Halid: Novanto Menangi Praperadilan Golkar Tetap Terpuruk

Senin | 27/11/2017 06.33 WIB
Nurdin Halid: Novanto Menangi Praperadilan Golkar Tetap Terpuruk
Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid akan meminta Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Idrus Marham membujuk Setya Novanto agar mau diganti. Menurutnya, meski nantinya praperadilan memenangkan Setya Novanto namun munaslub untuk menghadirkan ketua umum yang baru tetap perlu dilaksanakan.

"Saya kira kalau satu dua hari ini Pak Idrus bisa ketemu dengan beliau dan saya yakin dengan pendekatan kekeluargaan nanti Pak Idrus Marham bisa meyakinkan Pak Setya Novanto lalu kalau dalam satu dua hari ini beliau mundur, maka tidak perlu menunggu bulan Januari," kata Nurdin di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Minggu (26/11/2017).

Nurdin mengatakan meskipun Novanto memenangkan praperadilan nantinya, tetapi elektabilitas Partai Golkar akan tetap menurun. Untuk itu dia mengatakan, perlu momentum yang tepat untuk meghadirkan ketua umum baru yang definitif.

"Tetapi maksudnya bahwa baik praperadilan diterima atau tidak diterima, harusnya dengan melihat elektabilitas Golkar yang terus menurun, maka tidak ada pilihan kecuali mencari pemimpin baru untuk meningkatkan kinerja partai," ungkapnya.

Dia pun meyakini Novanto akan berbesar hati melepas jabatannya sebagai ketua umum partai berlambang pohon beringin tersebut. Melalui Idrus, Nurdin akan mengimbau agar Setya mengedepankan kepentingan umum ketimbang kepentingan pribadinya.

"Saya yakin Pak Novanto seorang negarawan, seorang pemimpin, saya kira akan mengedepankan kepentingan yang lebih besar untuk masyarakat Indonesia dan Partai Golkar," paparnya.

Novanto saat ini ditahan oleh KPK lantaran diduga terlibat dalam korupsi proyek KTP elektronik. Kendati begitu, dia belum mau melepas dua jabatan strategisnya sebagai ketua umum Partai Golkar dan ketua Dewan Perwakilan Rakyat. 

Dia meminta Golkar dan DPR menunda pencopotan dirinya sampai putusan praperadilan yang tengah dia ajukan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.


Tags
#setya novanto
#golkar
#kpk
#ktp elektronik
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID