logo rilis
New Normal, DPR Minta Ojol Dibolehkan Bawa Penumpang
Kontributor
Nailin In Saroh
02 Juni 2020, 14:30 WIB
New Normal, DPR Minta Ojol Dibolehkan Bawa Penumpang
Ilustrasi ojek online. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S.

RILIS.ID, Jakarta— Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu meminta pemerintah membolehkan kendaraan ojek online atau ojol membawa penumpang di masa penerapan normal baru dengan syarat mematuhi protokol kesehatan COVID-19. 

Politisi PKS ini pun mendorong pemerintah agar segera membuat regulasi terkait hal tersebut sehingga jelas pengaturannya saat penerapan new normal dilaksanakan.

"Aturan mainnya harus segera dibuat agar saat pelaksanaan jelas semuanya, tidak simpang-siur," ujar Syaikhu dalam keterangan yang diterima wartawan, Selasa (2/6/2020).

Syaikhu mencontohkan soal panduan regulasi bagi ojol, misalnya, pengguna wajib membawa helm sendiri dan tidak boleh menggunakan helm bekas penumpang lain. "Mengenakan masker, membawa hand sanitizer baik saat naik dan turun dari motor serta melakukan pembayaran secara non tunai," terangnya. 

Sementara dari sisi pengemudi, lanjutnya, juga harus siap membawa termometer agar penumpang dapat diperiksa suhunya sebelum ikut mengendarai ojol. Serta wajib melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala. 

"Kalau ada aturan maka perlu ada sanksi. Sehingga penerapan aturan akan maksimal di lapangan," kata Syaikhu. 

Diketahui, menyambut era tatanan normal baru (new normal), pemerintah belum mengatur regulasi operasional ojek online atau ojol untuk diizinkan mengangkut penumpang atau tidak.

Ojol hanya diperbolehkan mengakut barang atau makanan bukan penumpang setelah Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 pada 4 April 2020.

Terkait hal ini pengemudi ojol berencana menggelar demonstrasi besar-besaran. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID