Mitos dan Fakta tentang Kaum Homoseksual - RILIS.ID
Mitos dan Fakta tentang Kaum Homoseksual
Ning Triasih
Senin | 22/05/2017 17.36 WIB
Mitos dan Fakta tentang Kaum Homoseksual
FOTO: Psychoshare

RILIS.ID, Jakarta— Penggerebekan pesta seks sesama jenis alias homoseksual bertajuk 'The Wild One' di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara yang baru saja terjadi patut dijadikan perhatian. Pasalnya, kaum homoseksual rupanya bisa ada di mana saja tanpa Anda sadari.

Lalu apa yang ada dibenak Anda tentang kaum homoseksual atau pecinta sesama jenis? Mengutip Gayfamilysupport, inilah mitos dan fakta tentang kaum homoseksual.

1. Mitos: Kebanyakan lesbian atau gay menganggap diri mereka sebagai anggota dari lawan jenis. Fakta: Mayoritas, tidak semua kaum gay dan lesbian merasa senang dengan identitas mereka. Dalam banyak hal, identitas seksual mereka dipandang sebagai perayaan dan penegasan jenis kelamin mereka, bukan penolakan terhadapnya.

2. Mitos: Homoseksual adalah bentuk penyakit jiwa dan dapat disembuhkan. Fakta: American Pshychiatric Association menghapus homoseksual dari daftar penyakit mental yang diresmikan pada tahun 1973. 

3. Mitos: Para lesbian, gay, biseksual dan transgender memiliki ciri khas dari segi keahlian dan fisik. Fakta: Kaum heteroseksual, homoseksual dan transgender bisa berasal dari mana saja. Kaum homoseksual datang dari beragam karakteristik tanpa memiliki ciri khas tertentu.

4. Mitos: Lesbian dan gay bisa disembuhkan jika memiliki hubungan "seks yang baik" dengan lawan jenis. Fakta: Ingat, Anda tidak bisa menyembuhkan homoseksual. Banyak gay dan lesbian telah memuaskan seks heteroseksual di masa kehidupan mereka, namun kebanyakan gay dan lesbian tidak akan pernah memilih untuk melakukan hubungan seksual yang normal dengan lawan jenis.

5. Mitos: Tidak ada yang tahu apa penyebab menjadi  homoseksual. Fakta: Ini adalah isu yang rumit dan kontroversial.
Sampai saat ini belum ada penelitian konklusif yang menunjukkan penyebab homoseksual, biseksual, atau heteroseksual. Beberapa percaya bahwa hal itu ditentukan secara genetis atau hormonal.

6. Mitos: Dalam hubungan homoseksual, stu pasangan memerankan suami dan yang satunya lagi sebagai istri. Fakta: Mitos di atas tidaklah benar. Sebagian besar pasangan gay dan lesbian bekerja sama untuk mengembangkan hubungan berdasarkan prinsip kesetaraan dan mutualitas di mana mereka dicintai untuk siapa mereka dan bukan karena peran yang mereka mainkan.

7. Mitos: Homoseksual tidak ada sejak dulu. Fakta: Sejarawan mengatakan bahwa homoseksual telah ada sejak awal peradaban manusia. Antropolog bahkan melaporkan bahwa homoseksual telah menjadi bagian dari setiap budaya. Sebuh studi tentang budaya non-barat melaporkan bahwa 64% responden menganggap homoseksual sebagai hal "normal dan secara sosial dapat dikecualikan".

 

8. Mitos: Para gay, lesbian, biseksual dan transgender adalah pilihan. Fakta: Bagi kaum homoseksual, ini bukanlah pilihan. Satu-satunya pilihan bagi mereka adalah ketika mereka memutuskan untuk mengakui identitas mereka, memililih seseorang untuk berbagi tentang jati diri mereka.


Tags
#Relationship
#Homoseksual
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID