logo rilis
Minta Presiden Terbuka soal Virus Corona, PKS: Kualitas Kepemimpinan Jokowi jadi Taruhan
Kontributor
Nailin In Saroh
14 Maret 2020, 10:30 WIB
Minta Presiden Terbuka soal Virus Corona, PKS: Kualitas Kepemimpinan Jokowi jadi Taruhan
Presiden Joko Widodo. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S.

RILIS.ID, Jakarta— Sikap pemerintah terkait penanganan virus corona (COVID-19) mulai menjadi sorotan. Tak sedikit yang menyarankan bahkan mengkritik pemerintah untuk terbuka mengenai informasi terkait virus tersebut. Terlebih terkait status dan wilayah darurat corona. 

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Sukamta mengimbau Pemerintah RI harus terbuka dan memimpin rakyat dalam menghadapi virus corona. Dia juga mempertanyakan bagaimana penanganan yang sudah dilakukan pemerintah selain mempersiapkan rumah sakit bagi pasien terjangkit. 

Pasalnya, hingga hari ini pemerintah belum menetapkan status apapun maupun melakukan lockdown atau menutup negara sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona di Tanah Air.  

"Saya sudah memperingatkan sejak awal virus ini menyebar, namun pemerintah seperti merespon lambat dan menganggap enteng virus ini. Pernyataan dan tindakan pemerintah menjadi buktinya,“ ujar Sukamta melalui pesan singkat, Sabtu (14/3/2020).

Saat ini, lanjutnya, Indonesia tengah menghadapi fase awal penyebaran. Setiap hari pasien positif virus corona terus mengalami peningkatan dan akan mencapai puncak pada rentang 60-80 hari kedepan sesuai dengan permodelan penyebaran virus corona yang Pemerintah buat. 

Karenanya, wakil ketua Fraksi PKS di DPR RI itu menekankan harus ada kebijakan tepat yang diambil oleh pemerintah. Salah satunya, Presiden Joko Widodo harus terbuka mengenai informasi yang berkembang soal pandemi ini. 

“Presiden harus menyampaikan secara terbuka kepada rakyat, apa langkah yang direncakan dan akan diambil oleh pemerintah. Kemudian menyampaikan apa yang harus dilakukan oleh rakyat untuk mendukung keberhasilan rencana tersebut," terang Sukamta. 

Anggota Komisi I DPR itu menilai, langkah tersebut penting dilakukan untuk memberikan kepastian dan ketenangan kepada masyarakat. 

"Ujian kualitas kepemimpinan Presiden Joko Widodo menjadi taruhannya," kata Legislator asal Yogyakarta itu. 

Informasi terbaru, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mendeteksi 35 pasien positif terinfeksi virus corona. Kemarin, Kemenkes mengumumkan jumlah sementara pasien terinfeksi COVID-19 ada 34 orang.

Dengan begitu, sampai Jumat (13/3/2020) sore, tercatat ada 69 orang yang positif virus corona di Indonesia. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID