logo rilis
Meski Mudik Dilarang, 440 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera via Pelabuhan Merak
Kontributor
Segan Simanjuntak
15 Mei 2021, 13:48 WIB
Meski Mudik Dilarang, 440 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera via Pelabuhan Merak
Kasatgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Foto: Tangkapan layar

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut ada 440 ribu lebih masyarakat yang masuk ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Banten, pada libur lebaran tahun ini.

Hal ini diungkapkan Doni saat konferensi pers terkait antisipasi mobilitas masyarakat dan pencegahan lonjakan kasus Covid-19 pasca libur lebaran yang ditayangkan di kanal YouTube BNPB Indonesia, Sabtu (15/5/2021).

”Data yang diperoleh dari ASDP, ada 440 ribu orang yang telah melakukan perjalanan dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni,” kata Doni.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Doni bersama unsur terkait telah melakukan sejumlah langkah di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

Doni didampingi Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugianto yang didapuk menjadi ketua Gugus Tugas Khusus untuk menghadapi atau mengantisipasi arus balik libur lebaran. Wakilnya adalah Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga.

Menurutnya, seluruh instansi baik pemerintah pusat maupun daerah telah melakukan kolaborasi dan didukung TNI/Polri. Hal ini, kata Doni, sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

”Dengan adanya sistem yang terintegrasi, maka semua kendala yang ada di lapangan akan bisa dipecahkan dengan lebih mudah,” ujar Doni.

Pada kesempatan itu, Doni memaparkan bahwa telah memantau ketersediaan alat rapid test antigen yang disediakan di Pelabuhan Bakauheni.

”Ada stok 50 ribu (alat rapid test antigen) di BPKP, milik Dinas Kesehatan Lampung sebanyak 12 ribu sudah terdistribusi, dan 200 ribu sedang dalam pelayaran dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. Jadi kami yakin dengan jumlah tersebut akan bisa memadai,” terangnya.

Doni melanjutkan bahwa petugas pemeriksaan antigen akan dikerahkan dari pemerintah daerah dan akan diperkuat oleh pusat.

”Kemudian mengoptimalkan seluruh kapal ferry yang ada sebanyak 69 unit dan tujuh dermaga diminta beroperasi full. Kemudian logistik yang ada pos-pos pemeriksaan, baik yang ada di ruas jalan tol maupun non-tol,” ungkapnya.

Selain itu, masih kata Doni, pihaknya juga telah memastikan ketersediaan tempat isolasi bagi masyarakat yang reaktif corona setelah menjalani pemeriksaan rapid test antigen.

”Memastikan tempat isolasi, jadi mereka yang reaktif setelah diperiksa dengan swab antigen, maka dibawa ke ruang isolasi. Nah di sini Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan beberapa fasilitas, yaitu wisma dan rusun,” tambahnya.

Jika tempat isolasi masih kurang, pihaknya juga akan menyiapkan hotel atau losmen yang tersedia di wilayah Lampung dan sekitarnya.

”Kemudian mana kala dari pelaku perjalanan mengalami gejala dan merupakan kelompok rentan, maka harus dirawat di rumah sakit. Dan Dinas Kesehatan telah menginstruksikan seluruh RS di Lampung untuk menyiapkan diri mana kala ada peningkatan pasien covid,” pungkasnya. (*)


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID