logo rilis
Mesin Panen Padi Indo Combine Harvester Efisiensi Tenaga Kerja
Kontributor
Elvi R
13 Desember 2020, 12:08 WIB
Mesin Panen Padi Indo Combine Harvester Efisiensi Tenaga Kerja
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Mesin panen padi Indo Combine Harvester telah dikembangkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui unit kerja Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan), untuk mendukung pencapaian program swasembada beras nasional melalui usaha penurunan susut hasil panen. Kemampuan kerja mesin panen padi Indo Combine Harvester tersebut mampu menggabungkan kegiatan potong-angkut-rontok-pembersihan-sortasi-pengantongan dalam satu proses kegiatan yang terkontrol.

Adanya proses kegiatan panen yang tergabung dan terkontrol menyebabkan susut hasil yang terjasi hanya sebesar 1,87 persen atau berada di bawah rata-rata susut hasil metode "gropyokan" (sekitar 10 persen). Sedangkan tingkat kebersihan gabah panen yang dihasilkan oleh mesin tersebut mencapai 99,5 persen. Mesin padi indo combine harvester yang dioperasikan oleh satu orang operator dan dua asisten mampu menggantikan tenaga kerja panen sekitar 50 HOK per hektare. Kapasitas kerja mesin mencapai 4-6 jam per hektar.

Ciri pembeda mesin padi indo combine harvester ini adalah pada gaya tekan mesin ke permukaan tanah sebesar 0,13 kg/cm2, sedangkan mesin-msein yang ada di pasaran sebesar 0,20 kg/cm2. Makin kecil nilai gaya tekan mesin ke permukaan tanah akan memperkecil peluang terjadinya mesin terperosok ke dalam tanah. Pertimbangan ini sangat penting karena umumnya kondisi swah di Inonesia memiliki fasilitas infrastruktur drainasenya kurang bagus sehingga tanahnya lembek. Selain itu dengan lebar kerja1,2 meter mesin indo combine harvester sangat cocok untuk petakan sawah yang sempit.

Sebagai suatu bentuk teknologi, mesin indo combine harvesterdalam penerapannya juga perlu memperhatikan kondisi sosial ekonomi budaya petani setempat. Hal ini untuk menghindari adanya proses penggusuran tenaga kerja petani karena penerapan alat dan mesin pertanian adalah sebagai suplemen, sibtitutor dan/atau faktor komplenmen dalam proses produksi dengan memperhatikan kondisi sosial budaya masyarakat setempat. Oleh karena itu pengembangan mesin indo combine harvester justru diharapkan dapat membuka peluang bisnis pada jasa sewa mesin di perdesaan. 

Sumber: Wira/Balitbangtan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID