logo rilis
Panik Merapi 'Batuk', Warga Berhamburan ke Luar Rumah
Kontributor
Elvi R
11 Mei 2018, 10:51 WIB
Panik Merapi 'Batuk', Warga Berhamburan ke Luar Rumah
Letusan Freatik Merapi. FOTO: Humas BNPB

RILIS.ID, Sleman— Rupanya, trauma masih menyelimuti warga di lereng Gunung Merapi di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Adanya letusan freatik Gunung Merapi Jumat pagi (11/5/2018) sekitar pukul 07:30 WIB membuat mereka panik dan berhamburan keluar rumah. Warga masih trauma dengan erupsi besar pada 2010.

"Masyarakat masih trauma dengan peristiwa erupsi besar pada 2010, sehingga saat terjadi erupsi freatik sempat terjadi kepanikan," kata salah satu warga Pakem, Sleman, Seno.

Menurutnya, saat kejadian sudah banyak masyarakat yang beraktivitas, ada yang sudah ke sawah atau ladang.

"Semula warga mengira suara gemuruh karena ada konvoi motor gede (moge) yang hendak ke Kaliurang, tetapi setelah melihat asap letusan dari puncak Merapi mereka langsung sadar kalau suara gemuruh dari letusan Merapi," katanya.

Seno menyebut, melihat hal tersebut warga panik dan langsung bergegas pulang dan bersiap mengungsi.

"Sudah ada beberapa truk pengangkut pengungsi yang disiapkan, ada beberapa orang yang juga menyiapkan tempat barak pengungsian," katanya.

Dia juga mengatakan, pascaletusan tersebut anak-anak siswa sekolah juga dipulangkan lebih awal dan tidak dilanjutkan kegiatan belajar mengajar.

"Hujan abu juga cukup tebal sehingga tidak sedikit warga yang masih trauma dengan erupsi besar 2010," katanya.

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID