Menhan Tak Persoalkan Anggapan Ada Orang Prabowo di KKIP - RILIS.ID
Menhan Tak Persoalkan Anggapan Ada Orang Prabowo di KKIP
Zulhamdi Yahmin
Senin | 22/10/2018 18.45 WIB
Menhan Tak Persoalkan Anggapan Ada Orang Prabowo di KKIP
Menhan ketika rapat dengar pendapat di Gedung DPR. FOTO: Humas Kemenhan

RILIS.ID, Jakarta – Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, membantah isu yang menyebutkan struktur Tim Pelaksana Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) yang baru bernuansa politis.

"Kenapa? Enggak ada. Enggak ada," tegasnya ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/10/2018). 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu juga menepis isu yang menyebut Tim Pelaksana KKIP ada yang dekat dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. 

Menurutnya, tak ada kubu-kubuan dalam pembentukan struktur Tim Pelaksana KKIP. 

"Kenapa kubu Prabowo? Saya temannya Prabowo, memang saya kubunya? Saya satu angkatan dengan Prabowo, saya satu angkatan dengan SBY (Susilo Bambang Yudhoyono)," ujarnya. 

Ryamizard menegaskan, tak boleh ada permusuhan dalam membangun Indonesia meskipun berbeda pandangan politik, karena semua anak bangsa harus bersatu. 

"Enggak ada masalah. Memang harus musuh-musuhan? Enggak boleh. Masa' soal partai kita harus musuh-musuhan, enggak bagus. Soal partai, kita NKRI pecah enggak boleh," tegasnya. 

Menhan Ryamizard menjelaskan, perombakan di struktur KKIP memang karena sudah waktunya.

Pasalnya, orang-orang lama yang ada dalam struktur tersebut memang sudah perlu diganti. 

Pensiunan Jenderal bintang empat itu memastikan, pelantikan struktur baru KKIP itu akan dilaksanakan besok.

Menurutnya, ada dua orang yang akan mengisi posisi sebagai Wakil Ketua Pelaksana KKIP. 

"Lihat saja nanti (komposisinya). Yang pasti wakilnya dua. Ada Irjen juga," ungkapnya. 

Sebelumnya, informasi yang beredar menyebutkan Ketua Tim Pelaksana KKIP Laksamana (Purn) Sumardjono dan wakilnya, Marsekal Madya (Purn) Eris Herryanto dan jajarannya mengalami pergantian.

Informasi soal pergantian di susunan Tim Pelaksana KKIP itu beredar melalui media sosial dengan adanya empat lembar surat berkop KKIP dengan nomor 28/KKIP/X/2018.

Surat yang beredar melalui media sosial itu sendiri adalah keputusan untuk memberhentikan dengan hormat kepada Laksamana TNI (Purn) Sumardjono dan Marsekal Madya TNI (Purn) Eris Heryanto beserta jajaran pengurus lainnya.

Dalam informasi yang beredar itu, susunan pengurus Tim Laks KKIP yang baru, adalah Marsekal Madya TNI (Purn) Ismono Wijayanto sebagai Ketua Tim Pelaksana Harian. 

Berbeda dari susunan kepungurusan sebelumnya, struktur KKIP yang baru ini diisi oleh dua orang wakil ketua, yakni Letnan Jenderal TNI Thamrin Marzuki dan Mayor Jenderal TNI Mar (Purn) Yussuf Solichien.

Sebelumnya, posisi Wakil Ketua Tim Pelaksana KKIP hanya diisi satu orang saja. 

Tak hanya itu, keberadaan perwira tinggi TNI aktif di kepengurusan juga menjadi perbedaan pengurus baru dengan yang lama. Ada Letjen TNI Thamrin Marzuki yang saat ini masih menjabat sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Thamrin Marzuki merupakan perwira tinggi TNI AD lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1984. 

Untuk diketahui, Ketua Tim Laks KKIP baru, Ismono Wijayanto juga pernah menjadi Irjen Kemhan pada periode 2014-2016.

Ia merupakan purnawairawan perwira tinggi TNI AU lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1983. 

Adapun Yussuf Solichien merupakan Ketua Umum Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) periode 2018-2023.

Yussuf juga pernah menjadi Ketua Bidang Kerja Sama dan Pemasaran di KKIP sebelumnya. 

Yussuf merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI AL lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-19 tahun 1973.

Yussuf sendiri disebut-sebut dekat dengan mantan pemimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang juga rival dari Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019, Prabowo Subianto.

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID