Menguji 'Keikhlasan' PSI Dukung Jokowi Jadi Capres 2019 - RILIS.ID
Menguji 'Keikhlasan' PSI Dukung Jokowi Jadi Capres 2019

Kamis | 07/09/2017 19.38 WIB
Menguji 'Keikhlasan' PSI Dukung Jokowi Jadi Capres 2019
Pengurus DPP Partai Solidaritas Indonesia. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tak mengharapkan popularitas terdongkrak dari keputusannya mendukung Presiden Joko Widodo sebagai calon presiden Jokowi 2019.

Pernyataan itu dikemukakan Ketua Badan Pemenangan  Pemilu PSI, Sumardy kepada rilis.id di Kantor DPP PSI Jalan Wachid Hasyim, kemarin.

Dukungan terhadap Jokowi sebagai capres 2019, kata Sumardy, menjadi keputusan PSI karena pertimbangan ideologis. Posisinya Jokowi dalam beberapa isu seperti angket KPK menjadi alasan bagi PSI memantapkan dukungan kepada Jokowi.

"Sampai hari ini kita tetap mendukung Pak Jokowi. Selama tidak ada goncangan yang di luar akal sehat selama dia bekerja dengan baik, tidak korup ya sepertinya tidak ada perubahan," kata Sumardy.

Lebih jauh dia menampik jika dukungannya karena 'nebeng' dan mengharap imbalan popularitas Jokowi terhadap PSI. Dia menegaskan, istilah nebeng tidak tepat dalam konteks politik 2019. Pemilu 2019 antara pemilihan legislatif dan eksekutif dilakukan secara bersamaan sehingga tidak mungkin imbalan elektoral tersebut bisa diperoleh.

"Dalam konstelasi 2019, kata nebeng itu bisa blunder. Karena pileg dan pilpres itu dilakukan sacara bersamaan. Misalnya partai dukung Jokowi kalau kita tanya ke orang pasti orang tahunya Jokowi itu PDIP makanya bisa jadi PDIP yang bisa dapat suara banyak," jelasnya.


Tags
#partai solidaritas indonesia
#pilpres 2019
#jokowi
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID