logo rilis
Masuk Era New Normal, Wisata Alam jadi Target Utama Pelancong
Kontributor
Nailin In Saroh
05 Juni 2020, 20:30 WIB
Masuk Era New Normal, Wisata Alam jadi Target Utama Pelancong
Wisata pegunungan. FOTO: RILIS.ID/Nailin In Saroh

RILIS.ID, Jakarta— Masyarakat Indonesia akan segera memasuki era normal baru atau new normal setelah hampir tiga bulan menjalani masa karantina mandiri. Artinya, warga dapat menghirup kembali udara luar dan dapat beraktivitas seperti biasa tentunya sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan.  

Sebagian masyarakat pun sudah tidak sabar untuk segera berlibur melepas kepenatan, khususnya para traveler. Lalu, wisata apa nih yang cocok untuk melepas kejenuhan ketika di rumah saja? 

HIS Travel Indonesia memperkirakan bahwa wisata alam akan menjadi target utama para pelancong untuk berlibur menikmati udara segar. Berlibur di alam juga dipercaya bisa memberikan keleluasaan untuk menjaga jarak fisik dengan wisatawan lain. 

GM Business Strategy Management HIS Travel Indonesia, Duma Asianna, mengatakan untuk fase awal normal baru, masyarakat akan cenderung untuk memilih tempat wisata yang berada tidak jauh dari rumah seperti pegunungan atau puncak.

"Wisatawan akan terlebih dahulu memilih liburan dengan jarak dekat di kawasan yang tidak jauh dari tempat tinggalnya atau sering kita sebut staycation. Sehingga, masyarakat akan memilih jalan ke pantai, puncak atau pegunungan secara road trip," ujar Duma melalui keterangan resmi, Jumat (5/6/2020).

Road trip, dijelaskan Duma, adalah istilah untuk perjalanan liburan yang dilakukan dengan mengendarai mobil. Namun menggunakan transportasi umum masih dianggap terlalu beresiko terhadap kesehatan, sehingga pilihan utamanya adalah dengan mobil pribadi.

"Berkendara dengan mobil pribadi untuk berlibur bersama keluarga akan dianggap lebih nyaman," kata Duma.

Meskipun road trip dianggap memerlukan tenaga dan waktu lebih banyak, tetapi banyak hal menyenangkan yang bisa didapatkan saat road trip seperti quality time serta bebas berhenti di mana saja untuk mengeksplor tempat baru hingga mencoba kuliner lokal.

"Tidak mustahil, masyarakat juga ingin berlibur hanya dengan stay di hotel pada akhir pekan karena kerinduan menikmati layanan tinggal di hotel," ucap Duma.
 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID