Maskapai Jepang Vanilla Air Paksa Difabel Merangkak ke Pesawat - RILIS.ID
Maskapai Jepang Vanilla Air Paksa Difabel Merangkak ke Pesawat

Kamis | 29/06/2017 12.05 WIB
Maskapai Jepang Vanilla Air Paksa Difabel Merangkak ke Pesawat
Hideto Kijima, difable pengguna kursi roda yang aktif mempromosikan pariwisata yang aksesibel bagi para wisatawan disabi

RILIS.ID, Tokyo  Hideto Kijima, difable pengguna kursi roda berumur 44 tahun, dipaksa menaiki tangga pesawat dengan merangkak oleh maskapai penerbangan Jepang, Vanilla Air. Oleh pihak maskapai, kawan-kawan Kijima tidak diperbolehkan membopongnya masuk ke pesawat dengan alasan keselamatan.

Kejadian tersebut berlangsung pada Senin (5/6/2017), di Bandar Udara Amami, Jepang Selatan.

Dilansir dari BBC, Kamis (29/6/2017), karena tidak tersedia lift, Kijima yang mengalami kelumpuhan dari pinggang ke bawah terpaksa berupaya sendiri menaiki 17 anak tangga sebelum masuk ke kabin pesawat. 

Kijima, yang sudah mengunjungi 158 negara dengan menggunakan pesawat terbang, mengatakan kepada media Jepang, Nippon TV, bahwa alasan maskapai Vanilla Air melarangnya naik ke pesawat dengan cara dibopong itu 'absurd'.

"Jika orang yang tak bisa berjalan tak dibolehkan naik ke pesawat, mestinya bayi dan orang-orang lanjut usia juga tak dibolehkan. Saya heran mengapa tidak ada staf maskapai yang menganggap aturan itu absurd," kata Kijima yang merupakan pendiri Japan Accessible Tourist Center, lembaga yang aktif mempromosikan pariwisata yang aksesibel bagi para wisatawan disabilitas.

Karena kasus ini, Kijima melayangkan protes ke pihak pemerintah daerah dan badan pariwisata. Pihak maskapai akhirnya mendapat banyak kecaman karena kasus ini. 

Menanggapi hal tersebut, Vanilla Air menyatakan permintaan maaf karena telah menyulitkan Kijima. 

 "Kami meminta maaf karena telah menyebabkan kesulitan terhadap penumpang," kata juru bicara Vanilla Air seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (28/06/2017).

Vanilla Air berpendapat bahwa membopong pengguna kursi roda naik atau turun tangga pesawat berpotensi menyebabkan cedera. Maskapai tersebut menyatakan dalam waktu dekat akan menyediakan fasilitas bagi para penyandang difabel di Bandara Amami. 

Sumber bbc.com


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID