Masih Hilang, KPK Coba Panggil Harun Masiku untuk Diperiksa Penyidik - RILIS.ID
Masih Hilang, KPK Coba Panggil Harun Masiku untuk Diperiksa Penyidik
Tari Oktaviani
Jumat | 17/01/2020 15.00 WIB
Masih Hilang, KPK Coba Panggil Harun Masiku untuk Diperiksa Penyidik
Kantor PDI Perjuangan. Foto: RILIS.ID/Fajar Alim Mustaqin

RILIS.ID, Jakarta – Kader PDI Perjuangan Harun Masiku (HAR) kini dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus dugaan korupsi suap terkait dengan penetapan calon terpilih anggota DPR RI pada periode 2019—2024 yanv menyeret Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

"Yang bersangkutan diagendakan diperiksa sebagai tersangka tindak pidana korupsi suap terkait dengan penetapan calon terpilih anggota DPR RI periode 2019—2024," kata Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Meski begitu, hingga saat ini belum diketahui keberadsan Harun Masiku. Berdasarkan catatan Ditjen Imigrasi Kemenkumham telah keluar Indonesia menuju Singapura pada hari Senin (6/1) melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang sekitar pukul 11.00 WIB.

Ali pun meminta agar Harun memiliki itikad baik untuk menyerahkan diri ke KPK.

"Sekali lagi mengimbau yang bersangkutan untuk menyerahkan diri," ungkapnya

Sebelumnya KPK menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini. Sebagai penerima, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Wahyu Setiawan (WSE) dan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu RI atau orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF).

Sebagai pemberi Harun Masiku dan Saeful (SAE) dari unsur swasta atau staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Diketahui, Wahyu meminta dana operasional Rp900 juta untuk membantu Harun menjadi anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Selatan I menggantikan calon terpilih anggota DPR RI dari PDIP asal Dapil Sumatera Selatan I Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, Wahyu menerima Rp600 juta.

Sumber Antara


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID