Mahasiswa Muhammadiyah: Dana Haji untuk Infrastruktur Tidak Tepat - RILIS.ID
Mahasiswa Muhammadiyah: Dana Haji untuk Infrastruktur Tidak Tepat

Senin | 31/07/2017 09.50 WIB
Mahasiswa Muhammadiyah: Dana Haji untuk Infrastruktur Tidak Tepat
Ketua Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kadarisman. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kadarisman mengatakan rencana penggunaan dana haji untuk pembangunan infrastruktur itu sangat tidak tepat dan kurang bijak. 

"Hal tersebut juga sangat tidak sesuai dengan niat para jamaah haji yang menyetorkan uangnya," katanya kepada rilis.id, Minggu (30/7/2017).

Menurutnya, pemerintah perlu mengetahui niat para jamaah haji dan jerih payah dikumpulkannya uang tersebut. "Ada yang bekerja siang dan malam, ada yang menjual sawah, kebun, tanah dan lain-lain dengan semata-mata niat menunaikan rukun Islam yang ke-5 bukan untuk membangun jalanan atau pelabuhan," imbuhnya. 

Sebelumnya, lanjut Kadarisman, Anggito Abimanyu selaku anggota Badan Pengelola Dana Haji menyatakan siap menjalankan instruksi presiden untuk mempergunakan 80 persen dana haji untuk pembangunan infrastruktur seusai dilantik beberpa waktu lalu.

"Instruksi tersebut, seolah-olah menunjukkan bahwa APBN sudah tidak mampu menanggung dan membiayai pembangunan infrastruktur di negeri ini. Meskipun diperuntukan proyek-proyek yang berisiko kecil, tetaplah kurang bijak jika niat pemerintah itu dilaksanakan," jelasnya. 

Ia berpendapat, dana tersebut lebih efektif dipergunakan untuk membangun sarana prasana yang bisa menunjang dan mempermudah para jamaah haji ketika menunaikan ibadah haji di tanah suci serta dapat dijadikan modal untuk peningkatan kesejahteraan umat Islam, jika memang dana itu ingin digunakan.


Tags
#dana haji untuk infrastruktur
#dana haji
#dana abadi umat
#dana haji untuk ivestasi
Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID