logo rilis
Lapor Pak Jokowi, Insentif Kader Posyandu-Ketua RT di Kota Ini Belum Dibayarkan
Kontributor
Dora Afrohah
30 April 2021, 18:31 WIB
Lapor Pak Jokowi, Insentif Kader Posyandu-Ketua RT di Kota Ini Belum Dibayarkan
Ilustrasi: Rilis.id

RILIS.ID, Bandarlampung— Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 yang sudah disetujui Presiden Joko Widodo ternyata berbanding terbalik dengan pembayaran insentif kepada kader posyandu dan ketua RT.

Di Kota Bandarlampung, sejumlah kader posyandu pun mengeluhkan belum keluarnya insentif mereka selama sebelas bulan. Enam kali pada 2020 dan lima kali di tahun ini.

Salah seorang kader bernama Haryanto mengakui insentif mereka memang kecil. Hanya Rp250 ribu per bulan.

”Tapi jika dikalikan sebelas bulan tentunya cukup besar juga. Yaitu Rp2,75 juta. Apalagi, mau lebaran,” ungkapnya seperti dikutip dari Rilisidlampung (Grup Rilis.id), Jumat (30/4/2021).

Haryanto menyampaikan keluhannya kepada anggota DPRD Bandarlampung Agus Djumadi di Kelurahan Gunungterang, Kecamatan Langkapura, Bandarlampung pada Kamis (29/4/2021).

"Kami mohon Pak dewan bisa menyampaikan ini ke ibu wali kota (Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana). Kerja kami dituntut ekstra menjaga kesehatan masyarakat,” katanya.

Keluhan kader tersebut direspons sang legislator. Ketua Fraksi PKS DPRD Bandarlampung ini berjanji menyampaikan persoalan itu ke Wali Kota Eva Dwiana.

”Kalau belum bisa penuh, setidak-tidaknya ada yang dicairkan beberapa bulan sebagai persiapan menyambut lebaran," ujar Agus.

Selain kader posyandu, insentif ketua Rukun Tetangga (RT) di Bandarlampung juga belum dibayarkan sejak Desember 2020.

Pada Desember 2020, ketua RT seharusnya menerima sebesar Rp1,5 juta. Sedangkan periode Januari-Maret per bulannya mencapai Rp1,75 juta.

Ketua RT 16, Kelurahan Waylunik, Kecamatan Panjang, Sahamid mengaku insentif RT sempat macet selama enam bulan.

"Kemarin pada tanggal 16 April 2021 sudah dibayar yang dua bulan (Oktober-November 2020) melalui Bank Lampung. Tinggal yang dari bulan Desember 2020 sampai bulan ini belum,” ungkapnya.

Sahamid berharap sisa pembayaran insentif ketua RT bisa dibayarkan sebelum Hari Raya Idulfitri.

"Kami semua berharap, sisanya yang lima bulan lagi sebelum Hari Raya Idulfitri ini dapat kami terima,” pintanya.

Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana membantah jika insentif ketua RT belum dibayarkan.

"Nggak ada itu. Nggak ada,” singkatnya. (*)

Editor: Segan Simanjuntak


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID