logo rilis
La Nyalla: Kadar Cinta Santri terhadap Bangsa Tak Perlu Diragukan Lagi
Kontributor
Segan Simanjuntak
12 Maret 2021, 16:09 WIB
La Nyalla: Kadar Cinta Santri terhadap Bangsa Tak Perlu Diragukan Lagi
Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti menghadiri peringatan Harlah Pondok Pesantren Wali Songo, Lampung Tengah, Jumat (12/3/2021). FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Lampung Tengah— Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengungkapkan bahwa kecintaan para santri terhadap bangsa dan negara tidak perlu diragukan lagi.

"Kadar cinta bangsa dari para santri tidak perlu diragukan lagi," ucap La Nyalla saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Pondok Pesantren Wali Songo, Sukajadi, Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah, Jumat (12/3/2021).

Karena mencintai bangsa dan negara, lanjut La Nyalla, adalah bagian dari ajaran Islam tentang nasionalisme. Yang kemudian dirumuskan oleh para ulama menjadi sebuah doktrin, yaitu Hubbul Wathan Minal Iman.

"Konsep Hubbul Wathan Minal Iman menjadi induk dari nasionalisme yang diterapkan dalam pendidikan Islam di Indonesia," kata mantan Ketum PSSI ini.

"Bahkan, nasionalisme yang dikonsep ulama-ulama NU itu menjadi acuan ideal untuk membangkitan, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan sampai saat ini,” sambung La Nyalla.

Konsep Hubbul Wathan Minal Iman yang digagas tahun 1934 oleh KH Abdul Wahab Chasbullah adalah yang paling ideal dan justru menjadi induk nasionalisme. Karena konsep tersebut lengkap, memuat unsur Islam, kebudayaan dan kebangsaan.

"Dan semangat nasionalisme para santri di pondok-pondok pesantren telah melalui tiga fase atau tiga era. Yakni fase perjuangan merebut kemerdekaan, fase mempertahankan kemerdekaan dan fase sekarang," terang La Nyalla.

Senator asal Jawa Timur ini menambahkan bahwa peran pondok pesantren dalam kelahiran bangsa dan negara ini sangat besar. Terutama diperankan oleh para kiai dan santri di sejumlah pondok pesantren yang telah ada sebelum kemerdekaan Indonesia.

Jadi, masih kata La Nyalla, sangat tidak perlu diragukan lagi bagaimana kadar cinta dari para santri kepada bangsa dan negara ini.

"Apalagi wilayah atau cakupan dari peran dan cinta bangsa tersebut bukan hanya pada perjuangan kemerdekaan saja," tuturnya.

Pada kegiatan tersebut, La Nyalla didampingi empat senator asal Lampung. Yakni Ahmad Bastian SY, Bustami Zainudin, Abdul Hakim, dan dr. Jihan Nurlela.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, Ketua Persatuan Pondok Pesantren Lampung Tengah Agus Mabrur, dan Pimpinan Ponpes Wali Songo KH Syaikul Ulum Syuhada. (*)


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID