Kunjungan Wisman Naik 12 Persen, Ini Strategi Menpar - RILIS.ID
Kunjungan Wisman Naik 12 Persen, Ini Strategi Menpar
Zulhamdi Yahmin
Selasa | 03/07/2018 08.42 WIB
Kunjungan Wisman Naik 12 Persen, Ini Strategi Menpar
Menteri Pariwisata Arief Yahya. FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin

RILIS.ID, Jakarta – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia terus mengalami peningkatan berdasarkan data dari Badan Pusat Statiskit. Pada Mei 2018 ini saja, ada sebanyak 1,20 juta kunjungan atau naik 4,55 persen dibandingkan bulan yang sama pada 2017 di angka 1,15 juta.

Sementara secara kumulatif, dari Januari hingga Mei 2018, jumlah kunjungan wisman sebanyak 6,17 juta atau naik 11,98 persen dibandingkan pada periode yang sama di 2017 yang berjumlah 5,51 juta. 

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, langsung menyambut baik capaian wisman pada Januari-Mei 2018 yang tumbuh 11,98 persen. Pada 2018 ini, kata Arief, pihaknya menargetkan kenaikan kunjungan wisman mencapai 17,64 persen. 

"Tahun ini kita menargetkan kunjungan 17 juta wisman atau meningkat 17,64 persen dari capaian tahun 2017 sebanyak 14,04 juta kunjungan," kata Menpar Arief melalui siaran persnya kepada rilis.id, Selasa (3/7/2018). 
 
Untuk mencapai target 17 juta kunjungan wisman pada tahun ini, Kemenpar bekerja sama dengan sejumlah pihak beserta maskapai penerbangan untuk melakukan tiga program strategis, yakni Hot Deals ViWI (Visit Wonderful Indonesia) 2018, pemberian insentif kepada maskapai penerbangan, serta digital marketing platform competing destination model (CDM).

Menpar Arief menjelaskan, pada lima bulan pertama jumlah kunjungan wisman sebesar 6,17 juta atau rata-rata 1,23 juta per bulan. Untuk mencapai target 17 juta wisman, jumlah kunjungan wisman harus mencapai rata-rata 1,4 juta per bulan.

"Kalau kita tidak melakukan apa-apa, akhir tahun hanya dapat 14,76 juta, sedangkan dengan melakukan tiga program strategis tersebut diharapkan akan mendapat tambahan sekitar 5 juta wisman sehingga target 17 juta wisman akan tercapai," ujarnya. 

Untuk mendapatkan tambahan 5 juta wisman itu, imbuh Arief, yakni dengan cara memberikan insentif kepada maskapai penerbangan untuk melakukan bundling tiket atau sebagai more for Less. Dari kegiatan ini diharapkan akan mendapatkan tambahan sebanyak 1,5 juta wisman.

"Dalam program Hot Deals ViWI 2018 yang diinisiasi 18 stakeholder pariwisata dengan menerapkan konsep sharing economy, diharapkan akan mendapatkan 2,5 juta wisman. Sementara untuk program platform digital CDM diproyeksikan akan mendapatkan 1 juta wisman," paparnya.

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID